Bandar Lampung, 23 Maret 2025 (Merapah.com) – Komunitas P2K Area (Pusat Pertemuan Kita), yang digagas oleh mahasiswa Sosiologi Universitas Lampung (Unila) angkatan 2024, sukses menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Fest P2K Area” (P-ESTA). Acara ini dilaksanakan di Panti Asuhan Raudhatul Aitam 3, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial mahasiswa terhadap anak-anak panti asuhan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengimplementasikan ilmu sosiologi secara langsung di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar program berbagi donasi, Ramadan Fest ini menghadirkan pengalaman interaktif melalui fun games, edukasi, dan buka puasa bersama anak-anak panti.
Kolaborasi Edukatif dan Humanis
Ketua P2K Area, Ilham, menjelaskan bahwa komunitas ini dibentuk sebagai laboratorium sosial bagi mahasiswa. “Kami ingin menciptakan ruang belajar yang bukan hanya teoritis, tapi juga aplikatif. Lewat kegiatan seperti ini, kami belajar berempati dan membangun koneksi yang bermakna dengan masyarakat,” ujar Ilham.
Acara ini juga mendapat respons positif dari pengurus panti, Karvin, yang menyampaikan pentingnya dukungan moral dan motivasi bagi anak-anak asuh. “Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi anak-anak kami, khususnya dalam pendidikan dan pembentukan etika,” kata Karvin.
Bangun Potensi Mahasiswa, Tumbuhkan Kepedulian Sosial
Salah satu pengurus P2K Area, Adelia, menambahkan bahwa komunitas ini menjadi tempat ia belajar banyak hal di luar kelas. “Saya belajar tentang keberanian, berbicara di depan umum, dan pentingnya punya rasa peduli. Kegiatan ini memberi ruang bagi kami untuk berkontribusi secara langsung,” tuturnya.
Senada, Muhammad Abiyyu, anggota aktif P2K Area, merasa kegiatan ini memberi pengalaman yang berharga. “Selain menambah rasa peduli, ini juga jadi cara positif mengisi waktu luang dengan kegiatan yang berdampak,” ujarnya.
BACA JUGA: IKAM Lamtim Gaet Mahasiswa Baru Lewat Buka Bersama dan Pelantikan Anggota
Ramadan Sebagai Momentum Aksi Nyata Mahasiswa Sosiologi
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan donasi dan buka puasa bersama, menciptakan momen yang penuh kehangatan antara anggota komunitas dan anak-anak panti asuhan. Ramadan Fest P2K Area menjadi bukti bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan di ruang akademik, tetapi juga aktor penting dalam pembangunan sosial.
Dengan kegiatan seperti ini, P2K Area berharap dapat menjadi contoh organisasi mahasiswa yang berorientasi pada dampak sosial dan kebermanfaatan nyata. Ke depannya, komunitas ini berencana menjangkau lebih banyak lokasi, termasuk wilayah 3T (Terluar, Tertinggal, dan Terdalam). Ha itu bertujuan untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan berdaya.
Ramadan Fest P2K Area menunjukkan bahwa aksi sosial mahasiswa bisa dikemas secara kreatif, bermakna, dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi lintas elemen dan semangat empati, komunitas seperti P2K Area berperan penting dalam membangun ekosistem sosial yang inklusif dan berdaya.













