Rabu, Juni 24, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Uncategorized

Sayur Hidroponik Jadi Pilihan Masyarakat

Putri S by Putri S
Agustus 2, 2024
in Uncategorized
Sayur Hidroponik Jadi Pilihan Masyarakat
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Hampir satu dekade ini, sayur hidroponik telah merubah gaya bercocoktanam masyarakat dunia bahkan di Indonesia. Sepuluh tahun lalu, sebagian masyarakat hanya memanfaatkan hidroponik sebagai hobi, namun kini hidroponik menjadi salah satu sektor rill yang menjanjikan di dunia hortikultura.

Sistem penanaman yang memanfaatkan air dengan campuran nutrisi atau pupuk cair atau bernama nutrisi AB mix ini telah memberikan kontribusi yang baik bagi suplai sayuran di beberapa wilayah Indonesia.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

Beberapa tahun lalu, hidroponik sempat menjadi trend baik online maupun offline. Secara online banyak sekali konten di YouTube berseliweran yang membahas tutorial dan tahapan menanam hidroponik bahkan hingga ke proses pemasaran. Sementara, di offline banyak masyarakat yang mencoba membangun instalasi hidroponik baik sekadar hobi dan skala industri menengah.

Melihat begitu FOMO nya masyarakat terhadap hidroponik tidak beriringan dengan konsistensi mereka. Alhasil, dua tahun ke belakang, jumlah pemain hidroponik baik secara hobi maupun industri menengah berhenti dan tumbang.

Kondisi tersebut terdengar miris, namun bagi sebagian pemain hidroponik yang mampu bertahan, konsisten dan berkelanjutan justru menjadi peluang yang besar.

Awalnya sayuran dengan sistem hidroponik harga jualnya cukup mahal, sehingga sayuran hidroponik menjadi terkesan begitu eksklusif dan hanya kalangan menengah ke ataslah yang mampu membeli di pasar modern atau ritel.

Namun kini, sayuran hidroponik mendapatkan tempat di hati masyarakat semua kalangan. Alasannya, karena harga sayur hidroponik dan konvensional mulai bersaing.

Pantauan, merapah.com di pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Bandar Lampung, sayuran hidroponik jenis pakcoy mulai eksis di meja lapak pedagang. Harganya mirip dengan sayur yang berasal dari sentra pertanian seperti Bandung.

 

Baca juga: 6 Permainan Sederhana yang Efektif Melatih Motorik Anak 

 

Sementara di kota lainnya, sayuran hidroponik jenis selada menjadi primadona untuk mengisi stok keburu di hotel restoran dan kafe.

Pasar Ritel dan Tradisional

Merapah.com menelusuri salah satu ritel terbesar di Bandar Lampung. Pada bagian etalase aneka sayur di departement store itu, tampak belasan merek sayuran hidroponik yang berjejer rapi.

Jenis sayuran yang terpajang yakni selada keriting, kale, pakcoy, sawi caisim, kailan, sawi pagoda, kangkung, bayam dan masih banyak lagi.

Sayur yang terbungkus plastik bening dengan stiker label itu memiliki berat sekitar 2 ons atau 200 gram. Harga per bungkus yakni Rp11.000.

Kemudian tim Merapah.com menemukan sayuran hidroponik terpajang di meja toko sayur kecil di pasar tradisional tepatnya Kecamatan Rajabasa. Harga sayur hidroponik di toko sayur yang sederhana itu berkisar Rp5.000 per bungkus dengan bobot 2,5 ons atau 250 gram.

 

Baca juga: Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam 

 

Salah satu penjual sayur hidroponik di pasar tradisional itu mengaku senang karena sangat laku di kalangan ibu-ibu.

Menurutnya, tampilan sayur hidroponik lebih segar dan cerah. Selain itu, tidak mudah layu. Sangat berbeda dengan sayuran konvensional yang proses penanamannya memanfaatkan tanah dan penyemprotan pestisida kimia.

Bedanya, sayuran hidroponik di pasar modern atau ritel lebih menarik pengemasannya. Sementara, sayur Hidroponik yang tersedia di pasar becek tidak memiliki bungkus untuk menekan cost sehingga harga lebih terjangkau.

 

 

 

 

Tags: Hidroponikhobihortikulturapertaniansayuran
Previous Post

Garuda Indonesia U16 Hancurkan Vietnam di Piala AFF U16 2024

Next Post

BMKG: Wilayah Lampung Cerah Berawan, Berpotensi Hujan di Beberapa Wilayah

Next Post
BMKG: Wilayah Lampung Cerah Berawan, Berpotensi Hujan di Beberapa Wilayah

BMKG: Wilayah Lampung Cerah Berawan, Berpotensi Hujan di Beberapa Wilayah

Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

Waspada Potensi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Lampung 

Waspada Potensi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Lampung 

RECOMMENDED NEWS

HIMA Manajemen STIE Gentiaras Gandeng Bank Woori Saudara, Mahasiswa Dibekali Literasi Keuangan dan Tips Karier..

HIMA Manajemen STIE Gentiaras Gandeng Bank Woori Saudara, Mahasiswa Dibekali Literasi Keuangan dan Tips Karier

1 bulan ago
Siswa SD Muhammadiyah Pringsewu Ikuti Kemah Perjusa

Siswa SD Muhammadiyah Pringsewu Ikuti Kemah Perjusa

2 tahun ago
Samsung S26 Ultra Meluncur, AI Pintar dan Kamera 200MP Jadi Andalan

Samsung S26 Ultra Meluncur, AI Pintar dan Kamera 200MP Jadi Andalan

2 bulan ago
Harga Emas Tembus Rekor 2025

Harga Emas Tembus Rekor Sepanjang 2025, Analis Prediksi Tren Bullish Masih Berlanjut

10 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Bikin Usaha Makin Dikenal, Rumah BUMN Lampung Tengah Latih 50 Pelaku UMKM Kuasai Branding di Media Sosial
  • UMKO Raih Peringkat III Pendanaan Program Penelitian 2026, Perkuat Komitmen Budaya Riset
  • Rendhy Santoso Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan Finansial Bersama AGAPro

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com