Warga Jagalan Tanam 165 Bibit Sayuran untuk Ketahanan Pangan Mandiri

KWT Jagalan
Warga Jagalan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta menanam aneka sayuran.

KWT RT 03 Jagalan Tanam 165 Bibit Sayuran untuk Ketahanan Pangan Mandiri

Bantul (Merapah.com) – Warga yang tergabung  dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) RT 03 Desa Jagalan, Bodon, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, kembali menunjukkan aksi nyata dalam mendukung ketahanan pangan mandiri.

Melalui kegiatan penanaman bibit sayuran di lahan kosong sekitar lingkungan, kelompok ini berhasil menanam sekitar 165 bibit sayuran serta melakukan persemaian berbagai benih.

Inisiator kegiatan, Vita Heni, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memanfaatkan lahan sempit untuk mendukung ketahananan pangan atau kemandirian pangan masyarakat khususunya di Banguntapan, Bantul.

kelompok wanita tani
KWT Jagalan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta gotong royong menanam beragam sayuran.

Bibit Sayuran untuk Konsumsi Sehari-Hari

Sebanyak 35 anggota KWT RT 03 Jagalan bergotong royong menanam bibit sayuran yang umum dikonsumsi sebagai ketahanan pangan mandiri di kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Cabe rawit, cabe keriting, cabe lalap, dan cabe tropong.
  • Terong ungu dan terong hijau.
  • Tomat, selada, dan bayam Brazil.

Selain itu, kelompok ini juga melakukan persemaian hingga 35 jenis benih sayuran lainnya untuk memastikan ketersediaan bibit di masa depan. Langkah ini bertujuan mendukung keberlanjutan program serta menjamin ketersediaan bahan pangan sehat secara mandiri.

Dibiayai Secara Mandiri Melalui Sedekah Sampah

Menariknya, kegiatan ketahanan pangan mandiri ini sepenuhnya dibiayai secara mandiri melalui hasil kas KWT yang diperoleh dari program Sedekah Sampah (SS). Program ini tidak hanya membantu mendanai aktivitas produktif kelompok, tetapi juga mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik di masyarakat.

Lahan yang digunakan untuk penanaman merupakan lahan kosong milik warga yang diberikan izin untuk dimanfaatkan. Pemanfaatan lahan sempit ini menjadi solusi cerdas untuk mendukung ketahanan pangan di kawasan perkotaan yang terbatas ruangnya.

petani jagalan
Proses pemindahan media tanam ke polybag yang dilakukan KWT Jagalan,Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Meningkatkan Kesadaran Pentingnya Ketahanan Pangan Mandiri

Ketua KWT RT 03 Jagalan mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan mandiri.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lahan kecil pun bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran yang berguna. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasokan luar,” jelasnya.

BACA JUGA: AIMI Edukasi Orang Tua Hadapi Anak Sulit Makan

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Masyarakat di Bantul

Inisiatif ini membawa banyak dampak positif, di antaranya:

  • Peningkatan Kemandirian Pangan: Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri dengan hasil panen dari lahan sekitar.
  • Pengelolaan Sampah yang Efektif: Melalui Sedekah Sampah, masyarakat diajak lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.
  • Keberlanjutan Lingkungan: Penanaman sayuran membantu mengurangi lahan kosong tak terpakai sekaligus memberikan penghijauan.
  • Pemberdayaan Perempuan: KWT menjadi wadah bagi perempuan untuk berkontribusi secara langsung dalam pembangunan lingkungan dan ekonomi keluarga.
KWT bantul ketahanan pangan mandiri
Suasana hangat dan kebersamaan para kaum hawa saat melakukan penanaman aneka tumbuhan bermanfaat.

Dengan semangat gotong royong, KWT RT 03 Jagalan berharap gerakan ini dapat menginspirasi komunitas lainnya untuk memanfaatkan lahan kosong dan menjaga keberlanjutan pangan lokal. Kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam bentuk donasi, edukasi, maupun dukungan fasilitas.

Partisipasi Masyarakat untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

Masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan serupa untuk mendukung ketahanan pangan mandiri dan keberlanjutan lingkungan. Dengan langkah kecil seperti ini, setiap individu dapat membantu membangun ketahanan pangan lokal sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.