Festival Tanah Lado: Wadah Film Dokumenter Isu Lingkungan

Bandar Lampung – Komunitas film Desain Komunikasi Visual (DKV) ITERA, DEKAVILM, kembali menggelar festival film dokumenter tahunan bertajuk Festival Tanah Lado 2024. Acara yang sudah memasuki tahun keempat ini akan berlangsung pada 30 November hingga 1 Desember 2024. Kegiatan ini akan berlangsung di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), tepatnya di Gedung GKU 2 Lantai 1, Ruang 103-104.

Ketua DEKAVILM, Cindy Viola mengatakan Tanah Lado menjadi festival pertama di Lampung yang berfokus pada pengembangan film dokumenter. Dengan mengusung konsep lingkungan bertema “Around The Hills”, festival ini bertujuan menyuarakan keresahan terkait isu kerusakan alam yang terjadi akibat hubungan tidak seimbang antara manusia dan lingkungan.

Ragam Kegiatan di Festival Tanah Lado 2024

Festival ini menghadirkan sejumlah kegiatan menarik, seperti:

Kompetisi Film Dokumenter: Dibagi menjadi dua kategori, yakni tingkat nasional untuk umum dan tingkat lokal bagi pelajar sekolah di Lampung.

Landscape yaitu pemutaran film komunitas Lampung yang membahas beragam isu sosial dan lingkungan.
Perspektif: Workshop yang memberikan wawasan teknis dan kreatif dalam produksi film dokumenter. Kemudian, DocTalk yaitu sesi talkshow inspiratif bersama sineas, akademisi, dan praktisi film.

Melestarikan Film Dokumenter Lokal ke Tingkat Nasional

Salah satu tujuan utama Festival Tanah Lado adalah memperkenalkan karya sineas muda Lampung ke tingkat nasional. Ketua penyelenggara menyatakan bahwa festival ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para sineas muda untuk terus berkarya, khususnya dalam genre dokumenter.

“Film dokumenter memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan-pesan penting. Melalui Tanah Lado, kami ingin mendorong sineas lokal, terutama pelajar, agar berani bersuara melalui karya mereka,” ujar perwakilan dari DEKAVILM.

BACA JUGA: Ritual of Biha: Kisah Mistik Lampung di Panggung UKMBS UNILA

Kompetisi ini telah menarik perhatian peserta dari luar kota hingga luar pulau dalam penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Tanpa batasan jumlah peserta, Tanah Lado memberikan kesempatan bagi semua kalangan untuk ikut serta dalam ajang yang sarat edukasi dan apresiasi seni ini.

Membangun Kesadaran Lingkungan melalui Film

Tema “Around The Hills” dipilih untuk menyuarakan pentingnya simbiosis mutualisme antara manusia dan alam. Festival ini berharap menjadi media refleksi bagi masyarakat untuk menyadari dampak kerusakan lingkungan yang kian meluas.

“Melalui film dokumenter, kami ingin menyampaikan cerita dan pesan yang menggugah kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Dengan begitu, kita dapat menjalin hubungan yang saling menguntungkan antara manusia dan lingkungan,” tambahnya.

Harapan untuk Masa Depan Film Dokumenter di Lampung

Festival Tanah Lado memiliki visi jangka panjang sebagai ajang yang dinantikan oleh publik setiap tahunnya. “Kami percaya bahwa sineas muda Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi pionir di industri perfilman Indonesia. Semoga festival ini terus menjadi inspirasi dan mendorong lahirnya karya-karya dokumenter berkualitas,” pungkas ketua penyelenggara.

Bagi masyarakat yang ingin menghadiri Festival Tanah Lado 2024, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan berbagai karya inspiratif yang mengangkat nilai lokal dengan perspektif global. Ayo dukung sineas muda Lampung dan selamatkan lingkungan melalui seni!