Pesisir Barat, Lampung (Merapah.com) – Gempa di Pesisir Barat, Lampung mengguncang. Gempa bumi dengan magnitudo 3,8 itu terjadi pada Senin (10/3/2025) pukul 10.24 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peristiwa ini terjadi di koordinat 5,58° Lintang Selatan dan 103,62° Bujur Timur atau sekitar 55 km barat daya Pesisir Barat, dengan kedalaman 17 km.
BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Sejarah Gempa di Wilayah itu
Wilayah Pesisir Barat Lampung merupakan daerah yang cukup sering mengalami aktivitas seismik. Sejarah mencatat beberapa gempa signifikan yang pernah terjadi di kawasan ini.
– Gempa Liwa 1994
Pada 15 Februari 1994, gempa bermagnitudo 7,0 mengguncang Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Gempa ini mengakibatkan 207 orang meninggal, lebih dari 2.000 orang terluka, serta merusak ribuan bangunan dan infrastruktur.
– Gempa 30 Agustus 2023
benvandengan magnitudo 5,0 terjadi di Pesisir Barat dengan pusat gempa di laut, 94 km barat daya wilayah tersebut, pada kedalaman 10 km. Gempa ini dirasakan di Liwa dengan skala II MMI, namun tidak menimbulkan kerusakan berarti.
– Gempa 4 Maret 2025
Beberapa hari sebelum gempa terbaru ini, wilayah Pesisir Barat juga mengalami gempa berkekuatan 4,3 magnitudo. Episenter gempa berada di laut, 79 km barat daya Pesisir Barat, dengan kedalaman 13 km.
Aktivitas gempa di wilayah ini disebabkan oleh pergerakan lempeng Indo-Australia yang bertumbukan dengan lempeng Eurasia. Pergerakan ini memicu aktivitas seismik yang membuat Pesisir Barat Lampung rentan terhadap gempa bumi.
Masyarakat Diimbau Tetap Tenang Terhada Gempa di Pesisir Barat
Meskipun gempa kali ini berkekuatan kecil dan tidak menimbulkan dampak serius, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BMKG mengingatkan pentingnya mengetahui langkah-langkah mitigasi bencana dan memiliki rencana evakuasi guna menghadapi gempa yang lebih besar di masa depan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai aktivitas seismik dan peringatan dini, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau mengikuti akun media sosial resminya. Dengan tetap waspada dan mengikuti informasi resmi, risiko akibat gempa bumi dapat diminimalkan.













