Madrid Bantai Benfica yang Memanas! Vinícius Kunci Kemenangan dan Tiket 16 Besar

Real Madrid bangkit dari tekanan Benfica dan menang 2-1, memastikan agregat 3-1 serta tiket ke 16 besar Liga Champions.

rafa silva real madrid
Rafa Silva membawa Benfica unggul cepat sebelum Real Madrid membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 2-1 sekaligus lolos ke 16 besar Liga Champions dengan agregat 3-1 di Santiago Bernabéu.

Merapah.com – Atmosfer malam Eropa kembali terasa panas di ibu kota Spanyol. Puluhan ribu suporter memadati tribun dan memberi tekanan sejak menit awal.

Real Madrid menjawab ekspektasi publik dengan kemenangan penting. Mereka memastikan langkah ke babak 16 besar UEFA Champions League musim 2025/26.

Los Blancos menyingkirkan Benfica dengan agregat meyakinkan 3-1. Pada leg kedua, Madrid menang 2-1 di Santiago Bernabéu, Rabu 25 Februari 2026 waktu setempat.

Kemenangan ini melengkapi hasil positif 1-0 pada leg pertama di Lisbon. Madrid kembali menunjukkan mental kuat di kompetisi elite Eropa.

Mereka menjaga tradisi lolos ke fase gugur dengan performa efektif.

 

BACA JUGA: Kemenangan Berutun! Manchester United Panaskan Liga Inggris

 

Gol Cepat dan Respons Kilat

Benfica mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat. Rafa Silva membuka skor pada menit ke-14 melalui serangan terorganisasi.

Gol itu sempat membuat laga berjalan lebih tegang. Namun Madrid langsung merespons dua menit berselang.

Aurélien Tchouaméni menyamakan skor pada menit ke-16 lewat penyelesaian akurat. Gol cepat tersebut mengembalikan kendali permainan ke tangan tuan rumah.

Madrid kemudian meningkatkan intensitas serangan sepanjang babak kedua. Mereka menekan pertahanan Benfica dengan kombinasi umpan cepat dan pergerakan sayap agresif.

Vinícius Kunci Kemenangan

Penentuan terjadi pada menit ke-80. Vinícius Júnior mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan celah di lini belakang Benfica.

Gol itu memastikan Madrid menang 2-1 sekaligus mengunci agregat 3-1. Vinícius tampil sebagai pembeda dalam dua leg pertandingan.

Ia juga mencetak satu-satunya gol pada leg pertama di Lisbon. Kontribusinya mempertegas peran vitalnya dalam skema serangan Madrid.

 

BACA JUGA: Persija Tundukkan PSM 2-1, Persaingan Papan Atas Makin Panas

 

Kontroversi dan Absennya Mourinho

Duel ini tak lepas dari bayang-bayang kontroversi leg pertama. Pertandingan sebelumnya sempat terhenti akibat dugaan pelecehan rasial terhadap Vinícius.

Insiden itu berbuntut sanksi untuk pemain Benfica, Gianluca Prestianni. UEFA menjatuhkan skorsing setelah melakukan investigasi.

Pada leg kedua, Benfica juga tampil tanpa pelatih kepala mereka. José Mourinho absen karena menjalani hukuman skorsing.

Situasi tersebut memengaruhi stabilitas tim tamu. Madrid memanfaatkan momentum dan mengontrol jalannya laga hingga peluit akhir.