Mau Berkebun Cabai Merah? Gunakan Pupuk Organik Ini

Pupuk cair organik infarm

Merapah.com — Berkebun cabai merah di rumah semakin diminati oleh banyak orang, terutama mereka yang tinggal di perkotaan. Keterbatasan lahan tidak lagi menjadi halangan untuk bercocok tanam, karena banyak tanaman yang bisa dibudidayakan di dalam pot. Salah satu tanaman yang populer adalah cabai merah. Selain mudah ditanam, cabai merah juga memiliki manfaat besar untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Artikel ini akan berbagi pengalaman tentang menanam cabai merah di dalam pot dengan menggunakan bibit dari limbah dapur dan perawatan menggunakan pupuk organik cair dari merek Infarm. Meski sempat terkena hama, tanaman cabai tersebut berhasil bertahan dan menghasilkan buah yang melimpah.

Tahap Pertama: Menyiapkan Bibit dari Limbah Dapur

Pengalaman berkebun cabai merah ini dimulai dari memanfaatkan biji cabai yang biasanya dianggap limbah dapur. Biji-biji cabai yang tersisa saat memasak ternyata masih bisa digunakan sebagai bibit. Tahap awal ini cukup sederhana dan mudah diikuti oleh siapa saja, bahkan bagi pemula.

Cabai hasil pupuk organik infarm
Penggunaan pupuk organik Infarm membuat hasil panen cabai merah lebih sehat

Berikut langkah-langkah menyiapkan bibit cabai merah dari limbah dapur:

  1. Memilih Cabai yang Sehat: Pilih cabai merah segar yang masih bagus dan tidak busuk. Pastikan cabai yang digunakan sudah cukup matang karena bijinya biasanya lebih siap untuk tumbuh menjadi bibit yang sehat.
  2. Mengambil Biji Cabai: Potong cabai merah dan keluarkan bijinya. Pilih biji-biji yang tampak besar dan sehat. Setelah itu, cuci biji tersebut dengan air bersih untuk menghilangkan sisa daging buah yang mungkin masih menempel.
  3. Mengeringkan Biji: Setelah dicuci, keringkan biji cabai di tempat yang teduh selama 1-2 hari. Jangan biarkan terkena sinar matahari langsung, karena hal ini dapat merusak biji.
  4. Menyemai Biji: Setelah kering, biji siap disemai. Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, kompos, dan sekam padi. Tanam biji cabai di dalam pot atau wadah semai dengan kedalaman sekitar 1 cm. Siram secukupnya, lalu letakkan di tempat yang cukup mendapatkan cahaya.

Setelah kurang lebih 7-10 hari, bibit cabai mulai berkecambah. Pada tahap ini, yang dibutuhkan adalah perawatan yang konsisten agar bibit dapat tumbuh menjadi tanaman cabai yang kuat.

Tahap Kedua: Penanaman di Pot

Setelah bibit tumbuh sekitar 5-10 cm dan memiliki beberapa daun sejati, tanaman cabai sudah bisa kita pindahkan ke pot yang lebih besar. Ukuran pot yang ideal untuk menanam cabai merah adalah yang memiliki diameter sekitar 30 cm, sehingga akar tanaman dapat berkembang dengan baik.

Langkah-langkah menanam cabai di pot:

  1. Siapkan pot dengan lubang drainase yang baik.
  2. Isi pot dengan campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang yang sudah matang.
  3. Pindahkan bibit cabai ke dalam pot dengan hati-hati, pastikan akarnya tidak rusak.
  4. Letakkan pot di tempat yang mendapat sinar matahari setidaknya 5-6 jam sehari.
  5. Siram tanaman secara teratur, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat membuat akar membusuk.

Perawatan Rutin dengan Pupuk Organik Infarm

Agar tanaman cabai merah dapat tumbuh subur dan berbuah lebat, pemberian pupuk sangat penting. Dalam pengalaman berkebun ini, pupuk organik cair dari merek Infarm menjadi pilihan utama. Pupuk organik ini dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman tanpa menimbulkan efek samping yang buruk bagi lingkungan maupun tanaman itu sendiri.

Manfaat Pupuk Organik Infarm:

  • Nutrisi Lengkap: Pupuk Infarm kaya akan nutrisi mikro dan makro untuk pemenuhan nutrisi pada tanaman cabai merah sehingga pertumbuhannya optimal.
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah: Selain memberi nutrisi langsung pada tanaman, pupuk ini juga membantu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah dalam pot.
  • Tanaman Mudah Menyerap: Karena berbentuk cair, pupuk ini cepat terserap oleh akar tanaman, sehingga pertumbuhan menjadi lebih cepat dan optimal.

Cara penggunaan pupuk Infarm sangat mudah. Cukup larutkan pupuk sesuai dengan petunjuk dosis yang ada pada kemasan, lalu siramkan ke media tanam setiap dua minggu sekali. Dengan pemberian pupuk secara rutin, tanaman cabai merah yang di pot menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Batang dan daun terlihat lebih hijau, sehat, serta buah yang akan panen pun lebih banyak.

Tantangan: Serangan Hama

Dalam proses berkebun, tidak jarang tanaman terkena serangan hama. Tanaman cabai merah ini pun sempat terserang oleh kutu daun, yang dapat merusak daun dan menghambat pertumbuhan buah. Untungnya, penanganan cepat dan perawatan yang tepat bisa menyelamatkan tanaman.

Langkah-langkah mengatasi hama adalah:

  1. Membuang Daun yang Terinfeksi*: Segera potong daun yang sudah terkena kutu agar tidak menyebar ke seluruh tanaman.
  2. Menggunakan Pestisida Organik: Untuk menghindari penggunaan bahan kimia berbahaya, pestisida organik seperti campuran air sabun dan air bawang putih dan semprotkan ke tanaman.
  3. Tetap Rutin Pemberian Pupuk: Nutrisi yang cukup dari pupuk organik *Infarm juga membantu tanaman tetap kuat meski sempat terserang hama.

Berkat perawatan yang telaten, serangan hama dapat teratasi dan tanaman cabai kembali tumbuh subur. Setelah beberapa bulan, tanaman cabai merah mulai berbuah dan menghasilkan cabai yang melimpah.

Hasil Panen Berkebun Cabai Merah yang Memuaskan

Panen cabai merah yang dengan pot ini sangat memuaskan. Tanaman yang awalnya hanya dari biji limbah dapur ternyata mampu menghasilkan banyak buah. Cabai yang panen pun besar-besar dan rasanya pedas. Dari pengalaman ini, bahwa menanam cabai merah di dalam pot bisa menjadi solusi berkebun yang praktis dan menguntungkan, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan.

Cara Memesan Pupuk Infarm

Bagi yang ingin mengikuti jejak sukses berkebun cabai merah dengan pupuk organik, siapa saja bisa memesan pupuk Infarm melalui website resminya. Berikut cara mudah memesan pupuk Infarm:

1. Buka Website Resmi Infarm: Pertama, kunjungi website resmi *Infarm di [www.infarm.co.id](https://www.infarm.co.id).
2. Pilih Produk: Di halaman utama, kamu bisa menemukan berbagai produk pupuk organik yang terpajang. Pilih produk pupuk cair sesuai dengan kebutuhan tanamanmu.
3. Tambahkan ke Keranjang: Setelah memilih produk, klik “Tambah ke Keranjang”.
4. Lakukan Pembayaran: Setelah selesai memilih produk, lanjutkan ke halaman pembayaran. Isi data diri seperti alamat pengiriman, lalu pilih metode pembayaran yang kamu inginkan.
5. Konfirmasi Pesanan: Setelah pembayaran berhasil, kamu akan menerima konfirmasi pesanan melalui email. Produk pupuk *Infarm akan dikirim langsung ke alamatmu.

Dengan proses pemesanan yang mudah, kamu bisa mendapatkan pupuk organik Infarm dan mulai merawat tanaman cabai atau tanaman lain di rumah dengan lebih optimal.

Pengalaman berkebun cabai merah di dalam pot dengan bibit dari limbah dapur dan perawatan menggunakan pupuk organik Infarm membuktikan bahwa menanam cabai tidaklah sulit. Dengan perawatan yang rutin dan penggunaan pupuk yang tepat, tanaman bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah yang melimpah. Meski sempat terkena hama, tanaman ini masih bisa bertahan dan memberikan hasil yang maksimal berkat pemberian pupuk organik yang teratur.