Persma Radin Intan Harus Jadi Jurnalis Profesional

Pers Mahasiswa (Persma) berperan penting sebagai penyedia ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik. Untuk itu, Jurnalis Lampung Post, Setiaji Bintang Pamungkas mendorong Persma untuk meningkatkan kemampuan menulis, meliput, dan mengedit berita.

“Persma Radin Intan UIN harus belajar menganalisis isu secara kritis. Kemudian menyampaikan format berita dengan cara yang terstruktur dan informatif,” kata dia.

 

Mahasiswa Persma Radin Intan UIN RIL
Peserta pelatihan jurnalistik tampak antusias menyimak pemaparan narasumber.

Ia menekankan kepada anggota persma untuk menguasai teknik 5w1h dalam melakukan peliputan. 5w1h terdiri dari what, who, where, when, why, dan how. “Selain 5w1h, pers harus menyajikan berita secara berimbang dan tidak boleh beropini,” ujar dia.

Wartawan yang memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat madya ini menekankan berbagai hal sebagai seorang jurnalis. Seperti, teknik penulisan berita yang menarik dan sesuai kaidah jurnalistik, strategi wawancara untuk mendapatkan informasi akurat. Serta pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang aktivitas jurnalistik.

“Era digital membutuhkan jurnalis yang tidak hanya pandai penulis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi,” papar dia.

Materi itu disampaikan dalam Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (PJMTD) 2024. Acara itu digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) pada 15-17 November 2024. Pelatihan tersebut bertema “Membangun Profesionalisme Jurnalis di Era Digital Melalui Pelatihan Dasar Jurnalistik” yang berlangsung di Gedung Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) lantai 3 UIN RIL.

 

BACA JUGA: Lembaga Dakwah Kampus Unila Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Menghadirkan Narasumber Berpengalaman Jurnalis Profesional

Selain Setiaji Bintang Pamungkas, S.Sos,  PJMTD 2024 turut menghadirkan para narasumber terkemuka yang berbagi ilmu dan pengalaman. Di antaranya Rinda Mulyani, S.T.P – Pemimpin Redaksi PortalNews.id, Anis Handayani, S.Ag., M.Sos – Koordinator Humas UIN RIL. Kemudian, Nanda Syafira, S.Sos – Staf Ahli UKM PersMa Radin Intan.

Peserta pelatihan jurnalistik
Peserta pelatihan jurnalistik mengajukan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman materi dari narasumber.

Sementara itu, Pemimpin Umum Persma Radin Intan Ahmad Abizar mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari proses rekrutmen anggota Persma.  Peserta akan menjadi anggota tetap dan pengurus di periode selanjutnya. Kegiatan ini, juga untuk membekali mahasiswa berketerampilan dasar jurnalistik. Tentunya, sesuai dengan perkembangan era digital.

“Saya membutuhkan ilmu dari beliau karena persma Radin Intan ini juga memiliki platform berita online,” ujar dia.

Bersama Setiaji Bintang Pamungkas, peserta juga mendapatkan berbagai materi. Mulai dari teknik penulisan berita, wawancara, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas jurnalisme kampus.

BACA JUGA: Serunya Istri Nelayan di Pulau Pasaran Belajar Membuat Ecoprint

 

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan 19 peserta yang berasal dari berbagai fakultas di UIN RIL. Peserta tampak antusias dalam pelatihan tersebut. Terbukti, beberapa peserta memberikan pertanyaan untuk memperdalam materi yang disampaikan narasumber.

Dengan mengusung tema yang relevan, diharapkan dapat mencetak generasi jurnalis muda yang profesional dan etis. Pelatihan ini juga menjadi wujud komitmen UKM PersMa RI dalam mendukung pengembangan dunia pers kampus.

“PJMTD 2024 bukan hanya pelatihan jurnalistik, tetapi juga langkah awal untuk membangun jurnalis kampus yang siap bersaing di era digital,” ujar salah satu peserta.