Berita  

Pohon Besar Tumbang, Lalu Lintas ZA Pagar Alam Sempat Lumpuh

Pohon Besar Tumbang, Lalu Lintas ZA Pagar Alam Sempat Lumpuh

Merapah.com – Pohon besar tumbang akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung. Hujan deras mulai turun pada Sabtu siang, 14 Juni 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Angin kencang menyapu kawasan Rajabasa, Kedaton, dan Labuhan Ratu hingga membuat jalanan licin. Pengendara memperlambat laju kendaraan karena jarak pandang terganggu oleh derasnya hujan.

Beberapa pohon bergoyang kuat dan memicu kepanik an warga yang berteduh di bawahnya. Cuaca ekstrem ini memicu insiden pohon besar tumbang di depan Terminal Rajabasa, ZA Pagar Alam.

BACA JUGA: Wajah Asli Mr. Swirl Sang Predator Anak Terkuak Berkat Teknologi Mengejutkan Dunia

Pohon Besar Tumbang, Jalan Sempat Tertutup Total

Batang pohon besar roboh ke jalan setelah angin kencang menghantam area itu. Posisi pohon besar tumbang tepat berada di depan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Batang dan ranting menutup dua jalur kendaraan, menyebabkan antrean panjang dari dua arah.

Pengemudi mobil dan motor menghentikan kendaraan, beberapa memutar balik cari jalur alternatif. Pedagang sekitar ikut mengevakuasi barang dagangan agar tak tertimpa reruntuhan pohon tumbang.

Arus Lalu Lintas Normal Pukul 17.00 WIB

Petugas menyelesaikan proses evakuasi pohon tumbang menjelang pukul 17.00 WIB. Pengendara mulai melintasi ruas jalan setelah petugas membersihkan seluruh batang dan ranting pohon. Bus, truk, dan mobil pribadi bergerak perlahan mengikuti arahan petugas lalu lintas yang berjaga.

BACA JUGA: Apa Itu Sektor Riil? Pengertian dan Peran Penting dalam Perekonomian

Polisi membuka palang pembatas agar kendaraan dari dua arah bisa melintas kembali tanpa hambatan. Petugas terminal mengatur ulang jadwal keberangkatan dan memastikan aktivitas kembali berjalan lancar. Penumpang pun melanjutkan perjalanan setelah situasi di lokasi sepenuhnya pulih dan aman.

BPBD dan BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

BPBD Bandar Lampung mengimbau warga tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem selama musim penghujan ini. Mereka menyarankan warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan turun lebat. BMKG memprediksi hujan deras disertai angin kencang akan terus mengguyur hingga akhir Juni mendatang.