Bandar Lampung, Merapah.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Rabu, 29 April 2026, dengan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hardianto, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terutama pada siang hingga sore hari karena potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di beberapa kabupaten/kota.
“Pada siang dan sore hari, potensi hujan diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Lampung. Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang,” ujar Rudi Hardianto, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, sejak pagi hari cuaca di Provinsi Lampung umumnya diprakirakan cerah berawan. Namun, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Lampung Selatan dan Lampung Timur.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Lampung, termasuk daerah yang masuk dalam peringatan dini seperti Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro, Lampung Selatan, Lampung Barat, Pesisir Barat, Pesawaran, dan Kota Bandar Lampung.
Sementara pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan terjadi di wilayah Mesuji, Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Lampung Timur.
“Untuk dini hari secara umum kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan,” kata Rudi.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Lampung secara umum berkisar antara 22,0 derajat Celsius hingga 33,0 derajat Celsius. Khusus wilayah Lampung bagian barat, suhu udara lebih rendah, yakni antara 20,0 derajat Celsius hingga 30,0 derajat Celsius.
Sementara itu, kelembapan udara berada pada kisaran 55 persen hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga selatan dengan kecepatan 4 hingga 15 knots atau sekitar 6 sampai 28 kilometer per jam.
Rudi menambahkan, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara dan nelayan, diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini guna mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama di wilayah rawan genangan, banjir, pohon tumbang, dan longsor. Informasi cuaca terbaru dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG,” tambahnya.
BMKG Lampung juga mengingatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat intensitas hujan meningkat dalam beberapa hari ke depan.













