Merapah.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka hadir dalam KTT G20 Johannesburg 2025 yang berlangsung pada 20–22 November 2025. Kehadirannya mewakili Presiden Prabowo Subianto yang tetap berada di Indonesia karena agenda kenegaraan yang tidak bisa ia tinggalkan.
Menyampaikan Salam Presiden Prabowo
Gibran membuka rangkaian kegiatannya dengan menyampaikan salam khusus dari Presiden Prabowo kepada Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa.
“Saya membawa salam hangat dari Presiden Prabowo dan apresiasinya atas penyelenggaraan KTT G20 yang sangat baik,” ujar Gibran saat sesi pembukaan.
Langkah ini sekaligus menegaskan hubungan erat Indonesia dengan negara tuan rumah.
BACA JUGA; Arsenal vs Tottenham Adu Kuat di London Utara
Gibran Sampaikan Sikap Indonesia di Forum Dunia
Pada sesi ekonomi global, Gibran mendapat giliran berbicara sebagai pembicara ke-13, tepat setelah Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dalam pidatonya, ia menegaskan posisi Indonesia yang memperjuangkan kemandirian pembangunan bagi negara berkembang.
“Setiap negara berhak menentukan strategi pembangunannya. Kerja sama harus memberi manfaat dan memberdayakan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan penolakannya terhadap bentuk kemitraan internasional yang menciptakan ketergantungan.
“Kerja sama tidak boleh mendikte dan tidak boleh menimbulkan ketergantungan,” ujarnya.
Selanjutnya, disorot pula isu pembiayaan global. Ia mendorong skema pendanaan yang lebih adil, mudah diakses, dan inovatif bagi negara berkembang.
Sikap Pemerintah Indonesia
Kementerian Luar Negeri RI menilai kehadiran wapres memperlihatkan konsistensi Indonesia menjaga peran strategis di G20.
Kemlu menekankan bahwa pemerintah terus memperjuangkan reformasi tata kelola global dan meningkatkan representasi negara berkembang.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan Presiden Prabowo menunjuk Gibran sebagai wakil resmi.
“Presiden memiliki agenda nasional yang tidak dapat ditinggalkan, sehingga Wapres Gibran mewakili secara penuh,” jelas Teddy.
Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mengirimkan utusan khusus untuk menyampaikan surat resmi kepada Presiden Ramaphosa.
BACA JUGA: Harga Emas Naik! Cek Daftar Lengkap Harga Galeri24 vs UBS
Hadiri MIKTA dan Serangkaian Pertemuan Bilateral
Di sela agenda utama, Gibran mengikuti MIKTA Leaders’ Gathering bersama Turki, Australia, Korea Selatan, dan Meksiko.
Kehadiran Indonesia di forum negara-negara menengah ini menegaskan komitmen terhadap kerja sama global yang stabil dan inklusif.
Selain itu, Gibran juga mengadakan pertemuan bilateral dengan pemimpin Ethiopia, Vietnam, Angola, Finlandia, serta perwakilan WTO dan UNCTAD.
Salah satu pembahasan penting adalah penguatan kerja sama agrikultur, termasuk dukungan Indonesia terhadap pengembangan sektor minyak sawit Ethiopia.
Momen Bersama Erdogan dan PM Jepang
KTT G20 juga mencatat beberapa momen kebersamaan Gibran dengan pemimpin dunia lainnya. Dalam sesi family photo, Gibran tampak berbincang dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.
Foto dan video resmi memperlihatkan Gibran berdiri sejajar dengan tokoh penting dunia seperti Presiden Brasil Lula da Silva, Perdana Menteri Inggris, hingga Kanselir Jerman. Kehadiran tersebut menunjukkan peran diplomatik Indonesia yang semakin aktif pada forum global.
Penegasan Komitmen Indonesia
Melalui keikutsertaan di KTT G20, Gibran kembali menekankan sikap Indonesia yang menolak dominasi dalam kerja sama global dan mengutamakan kolaborasi yang setara.
Indonesia mendorong isu transisi energi, pengelolaan mineral kritis, dan pendanaan hijau sebagai agenda utama dalam forum tersebut.












