Merapah.com, Jakarta — Jokowi menegaskan bahwa ia tidak pernah meresmikan Bandara IMIP di Morowali saat memberikan klarifikasi di kediamannya di Solo.
“Saya nggak pernah meresmikan bandara, Bandara IMIP di Morowali, tidak pernah saya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bandara yang pernah ia resmikan hanyalah Bandara Maleo, bandara pemerintah yang berada di Morowali. Jokowi menegaskan dua fasilitas itu berbeda, karena IMIP merupakan bandara swasta.
Dua Bandara Berbeda di Morowali
Klarifikasi juga datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mereka menyatakan kabar peresmian Bandara IMIP oleh Jokowi merupakan penyebaran informasi yang tidak akurat.
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, menyampaikan:
“Pak Jokowi tidak pernah meresmikan Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park. Jokowi meresmikan Bandara Morowali yang juga dikenal sebagai Bandara Bungku.
PSI mengutip data Sekretariat Kabinet yang menyebut Jokowi meresmikan Bandara Morowali pada (23/12/2018). Peresmian itu termasuk dalam rangkaian pengembangan bandara di wilayah Sulawesi.
Sorotan Publik Terkait Operasional IMIP
Isu Bandara IMIP kembali ramai setelah laporan yang menyebut fasilitas itu beroperasi tanpa otoritas negara. Beberapa petugas lapangan menyatakan bandara tersebut berjalan tanpa kehadiran instansi resmi seperti bea cukai, imigrasi, dan otoritas keamanan.
BACA JUGA: Manfaat Wortel yang Luar Biasa, Jarang Diketahui Publik
Sejumlah analis, termasuk peneliti dari ISDS, menilai kondisi itu mengindikasikan perlunya penegasan regulasi di kawasan industri tersebut. Mereka menyoroti potensi celah keamanan dan administrasi bila bandara tidak melalui mekanisme negara.
Ajakan Verifikasi Fakta
PSI meminta publik tidak mudah menerima informasi yang belum terverifikasi. Andy Budiman menegaskan bahwa narasi tanpa dasar dapat berubah menjadi fitnah saat disebarkan ke publik. Ia menegaskan pentingnya membaca ulang fakta sebelum menarik kesimpulan.
Kisruh informasi mengenai peresmian Bandara IMIP akhirnya terjawab melalui klarifikasi langsung dari Jokowi dan pihak terkait. Keseluruhan data menunjukkan bahwa Jokowi hanya meresmikan Bandara Maleo, bukan Bandara IMIP.
Isu ini menjadi pengingat bahwa publik perlu memeriksa sumber informasi, terutama ketika menyangkut fasilitas strategis dan nama pejabat negara. Dengan data yang transparan, masyarakat dapat membedakan fakta dari spekulasi.













