Rabu, Juni 17, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Kesehatan

Waspada, Makanan Tepung Bisa Picu Penyakit Kronis

Putri S by Putri S
Maret 1, 2026
in Kesehatan
Waspada, Makanan Tepung Bisa Picu Penyakit Kronis

Makanan olahan tepung seperti roti, donat, dan pasta tampak lezat, tetapi konsumsi berlebihan dapat berdampak pada gula darah dan berat badan.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Makanan olahan berbahan tepung semakin mendominasi meja makan masyarakat modern. Roti putih, mi instan, gorengan, dan kue manis menjadi pilihan praktis sehari-hari.

Rasanya lezat, harganya terjangkau, dan orang mudah menemukannya di mana saja.

Namun banyak orang mengabaikan risiko kesehatan saat mengonsumsinya secara berlebihan.

Kebiasaan ini perlahan mengganggu kondisi tubuh tanpa disadari.

BACA JUGA: Waspada Hipertensi, Kenali Ciri-Ciri Darah Tinggi Sejak Dini

Konsumsi Tepung Berlebihan Memicu Lonjakan Gula Darah

Tepung terigu olahan mengandung karbohidrat sederhana yang tubuh serap dengan cepat.

Tubuh lalu mengubahnya menjadi glukosa dalam waktu singkat. Proses ini secara langsung menaikkan kadar gula darah secara drastis.

Ketika lonjakan ini terus berulang, pankreas harus bekerja lebih keras memproduksi insulin.

Beban kerja berlebih tersebut memicu gangguan metabolisme. Dalam jangka panjang, tubuh dapat mengalami resistensi insulin.

Makanan ini dengan cepat mendorong kenaikan gula darah. Jika seseorang rutin mengonsumsinya tanpa kontrol, risiko gangguan metabolisme semakin besar.

Karena itu, pola konsumsi perlu mendapat perhatian serius.

Berat Badan Naik

Selain memengaruhi gula darah, makanan berbahan tepung olahan juga berdampak pada berat badan. Produk ini umumnya rendah serat. Padahal serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Ketika tubuh kekurangan serat, rasa lapar lebih cepat muncul. Kondisi ini mendorong seseorang makan lebih banyak dalam waktu singkat. Asupan kalori harian pun meningkat.

Tubuh kemudian menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak. Jika kebiasaan ini terus berlangsung, berat badan naik secara perlahan. Sehingga risiko obesitas pun sulit dihindari.

Gorengan dan kue tepung biasanya mengandung gula dan lemak tambahan. Kombinasi ini mempercepat penumpukan lemak tubuh. Risiko obesitas pun semakin besar.

 

Related posts

Vaksin Ebola membantu menekan penyebaran wabah mematikan di Afrika. WHO menyebut vaksin efektif melindungi kelompok berisiko tinggi dari Ebola Zaire.

Vaksin Ebola Jadi Senjata Utama Lawan Wabah Mematikan

Mei 26, 2026
Telur tetap menjadi sumber protein sehat jika dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.

Batas Aman Makan Telur, Berapa Butir Ideal Setiap Minggu?

Mei 25, 2026

BACA JUGA: Kemenperin Pastikan Program MBG Didukung Standar Halal

 

Gangguan Pencernaan dan Peradangan

Sebagian produk tepung melewati proses pemurnian panjang. Proses ini menghilangkan sebagian besar nutrisi alaminya. Tubuh kehilangan asupan vitamin dan mineral penting.

Kekurangan serat juga mengganggu kesehatan pencernaan. Sembelit dan gangguan usus lebih mudah terjadi.

Dalam beberapa kasus, konsumsi gluten berlebihan memicu peradangan pada individu sensitif.

Beberapa penelitian mengaitkan pola makan tinggi makanan ultra-proses dengan peningkatan risiko penyakit kronis. Penyakit jantung dan tekanan darah tinggi termasuk di dalamnya.

Pilihan Lebih Sehat Tetap Ada

Masyarakat tidak harus menghindari tepung sepenuhnya. Pilih produk gandum utuh yang kaya serat dan nutrisi. Batasi konsumsi mi instan dan roti putih secara rutin.

Perbanyak sayur, buah, dan sumber protein alami setiap hari. Kombinasi gizi seimbang membantu menjaga kadar gula darah stabil.

Pola makan bijak menjadi kunci menjaga kesehatan jangka panjang. Makanan praktis memang menggoda.

Namun tubuh tetap membutuhkan asupan alami dan seimbang. Keputusan kecil setiap hari menentukan kualitas kesehatan di masa depan.

Tags: kesehatanMakananmakanan olahanTips Kesehatan
Previous Post

Ali Khamenei Profil: Dari Ulama Revolusioner ke Penguasa Tertinggi Iran

Next Post

Pentingnya Kerjasama Bank Bersama Developer Meningkatkan Kemampuan Pengetahuan Agency, Marketing Melalui Edukasi KPR

Next Post
PENTINGNYA KERJASAMA BANK BERSAMA DEVELOPER .

Pentingnya Kerjasama Bank Bersama Developer Meningkatkan Kemampuan Pengetahuan Agency, Marketing Melalui Edukasi KPR

Sekilas Trondheim Kota Sejarah, Mahasiswa, dan Cahaya Utara

Sekilas Trondheim: Kota Sejarah, Mahasiswa, dan Cahaya Utara

Try Sutrisno

Profil Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI

Informa Sultan Agung

Kebaikan Lebaran Dimulai dari Rumah, #mulaiDariINFORMA

IALI Lampung Jalin Kerja Sama dengan TIKA Turki

IALI Lampung Jalin Kerja Sama dengan TIKA Turki

RECOMMENDED NEWS

Bahaya Main HP di Mobil: Risiko Retina Robek Mengintai

Bahaya Main HP di Mobil: Risiko Retina Robek Mengintai

1 tahun ago
Rozali Ahsan

Ali CCTV Bertumbuh Lebih dari 7 Tahun, Ini Prinsip yang Dijaga

6 bulan ago
Bank Indonesia

Langkah Bank indonesia untuk Meredam Perubahan Cepat dan Menjaga Stabilitas Rupiah

5 bulan ago
Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Lampung 

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Lampung 

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • DPP Apklindo Lampung Tasyakuran atas Milad Apklindo Ke-41 dan Jalin Sinergi dengan MCMI Wilayah Lampung
  • Radja Souvenir, Pusat Pembuatan Miniatur Gajah Lampung dan Menara Siger
  • Dosen IIB Darmajaya: Cuku Nyinyi Pesawaran Layak Jadi Model Wisata Edukasi yang Menarik Perhatian Perusahaan Global

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com