IMM UM Lampung Ajak Masyarakat Ikut Donasi Lewat Aksi #PrayForSumatra

Aksi #PrayForSumatra melibatkan 60 mahasiswa, menggalang donasi di Bandar Lampung.

IMM UM Lampung #PrayForSumatera
IMM UM Lampung menggalang donasi untuk korban bencana Sumatra di Bandar Lampung (19/12/2025) (Foto: Istimewa)

Merapah.com, Bandar Lampung — Hujan yang turun sejak sore tidak menghalangi langkah puluhan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Lampung. Pada Jumat, 19 Desember 2025, mereka turun ke jalan menggelar aksi kemanusiaan bertajuk #PrayForSumatra.

Sebanyak 60 kader IMM UM Lampung mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap situasi darurat kemanusiaan yang tengah terjadi.

IMM UM Lampung memilih bergerak langsung ke ruang publik. Mereka tidak hanya menyampaikan keprihatinan, tetapi juga mengajak masyarakat ikut terlibat dalam aksi solidaritas.

BACA JUGA: Honda ICON e Siap Jadi Motor Listrik Andalan Perkotaan!

Bergerak dari Kampus ke Ruang Publik

Kegiatan diawali dari Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Lampung. Setelah melakukan konsolidasi singkat, para kader bergerak menuju sejumlah titik strategis di Kota Bandar Lampung.

Dua lokasi utama menjadi sasaran penggalangan dana, yakni Tugu Adipura dan Lampu Merah Pahoman. Di titik-titik tersebut, para kader menyapa pengguna jalan dengan tertib dan persuasif.

Mereka membawa atribut organisasi serta kotak donasi. Kehadiran mereka menarik perhatian masyarakat, meski hujan terus mengguyur kawasan tersebut.

Suasana hujan tidak menyurutkan semangat para kader. Sebaliknya, kondisi itu mempertegas pesan empati yang mereka sampaikan kepada publik.

Tanamkan Solidaritas dan Tanggung Jawab Sosial

Koordinator Komisariat IMM UM Lampung, Arif Julyansyah, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini lahir dari nilai dasar perjuangan IMM.

Ia menyebut kegiatan tersebut tidak sekadar berorientasi pada pengumpulan dana.

“Aksi ini menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya solidaritas kemanusiaan,” ujar Arif.

Menurut Arif, IMM memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat. Terutama saat saudara sebangsa menghadapi bencana.

Ia menambahkan, kader IMM harus terus mengasah kepekaan sosial. Nilai keislaman dan kemanusiaan, kata dia, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Salurkan Donasi Secara Transparan

Selain penggalangan dana langsung di jalan, IMM UM Lampung juga membuka jalur donasi melalui transfer bank. Mereka Lampung menyalurkan dana melalui Lazismu UM Lampung sebagai lembaga resmi pengelola bantuan.

IMM memastikan pengelolaan dana berlangsung transparan, amanah, dan bertanggung jawab. Organisasi ini menyalurka Melalui mekanisme tersebut, IMM UM Lampung berupaya menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.

BACA JUGA: Magang Kemnaker 2025 Dibuka, Pemerintah Siapkan Insentif Rp3,3 Juta

Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Di akhir kegiatan, mereka mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong. Organisasi mahasiswa ini menilai solidaritas sosial menjadi kunci dalam merespons situasi darurat kemanusiaan.

Melalui aksi tersebut, IMM UM Lampung menegaskan bahwa peran mahasiswa melampaui ruang akademik. Mereka menyatakan komitmen untuk terus hadir, bergerak, dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

Meski hujan turun dan kondisi terbatas, para kader IMM UM Lampung tetap melanjutkan aksi. Mereka turun ke jalan membawa pesan kemanusiaan, sekaligus mengingatkan publik bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

Kontak Media:
Instagram: @immum_lampung