Merapah.com, Sains — Galaksi M77 kembali menarik perhatian ilmuwan dunia setelah teleskop antariksa menangkap gambar terbaru galaksi tersebut. Astronom menyoroti inti galaksi yang memancarkan cahaya sangat terang dari pusatnya.
Galaksi M77 atau Messier 77 berada sekitar 45 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi itu terletak di konstelasi Cetus dan masuk kategori galaksi spiral batang.
Ilmuwan menyebut M77 sebagai salah satu galaksi paling aktif di alam semesta sekitar. Aktivitas ekstrem di pusat galaksi membuat astronom terus meneliti objek tersebut.
BACA JUGA: ChatGPT Naik Level! OpenAI Sulap AI Jadi Asisten Kerja Super Pintar di 2026
Teleskop James Webb Tangkap Detail Baru
Teleskop James Webb berhasil merekam detail terbaru dari Galaksi M77. Gambar terbaru memperlihatkan debu kosmik dan inti terang dengan resolusi lebih tajam.
Astronom memanfaatkan teknologi inframerah untuk menembus lapisan debu tebal di pusat galaksi. Teknologi itu membantu ilmuwan melihat struktur inti secara lebih jelas.
Ilmuwan juga mengamati pola lengan spiral yang mengelilingi inti galaksi. Cahaya dari pusat galaksi terlihat jauh lebih terang dibanding wilayah lainnya.
Penelitian terbaru menunjukkan aktivitas besar masih berlangsung di inti galaksi tersebut. Kondisi itu membuat M77 menjadi objek penting dalam penelitian luar angkasa modern.
BACA JUGA: Jangan Remehkan Air Putih, Tubuh Bisa Kena Dampaknya
Lubang Hitam Supermasif Jadi Sorotan
Ilmuwan meyakini lubang hitam supermasif berada di pusat Galaksi M77. Massa lubang hitam itu diperkirakan mencapai jutaan kali massa Matahari.
Lubang hitam tersebut menarik gas dan debu dalam jumlah sangat besar. Material itu bergerak cepat lalu menghasilkan panas dan radiasi kuat.
Aktivitas tersebut memunculkan cahaya terang yang terlihat dari pusat galaksi. Astronom menyebut fenomena itu sebagai inti galaksi aktif atau Active Galactic Nucleus.
Fenomena itu juga membuat M77 masuk kategori galaksi Seyfert. Jenis galaksi tersebut memiliki inti sangat terang akibat aktivitas lubang hitam supermasif.
Debu Kosmik Sembunyikan Inti Galaksi
Astronom menemukan cincin debu tebal yang menyelimuti pusat Galaksi M77. Struktur debu itu sempat menyulitkan pengamatan selama bertahun-tahun.
Teleskop modern kini membantu ilmuwan menembus lapisan debu kosmik tersebut. Peneliti akhirnya melihat aktivitas inti galaksi dengan lebih detail.
Ilmuwan juga menemukan aliran gas aktif di sekitar pusat galaksi. Pergerakan gas itu memengaruhi pembentukan bintang di wilayah sekitarnya.
Penelitian terhadap M77 membantu astronom memahami hubungan antara lubang hitam dan evolusi galaksi. Data tersebut menjadi bagian penting dalam studi kosmik modern.
BACA JUGA: Samsung S26 Ultra Meluncur, AI Pintar dan Kamera 200MP Jadi Andalan
Galaksi M77 Jadi Objek Penelitian Dunia
Astronom pertama kali menemukan M77 pada tahun 1780. Ilmuwan Prancis Pierre Méchain mencatat objek itu sebagai nebula bercahaya.
Perkembangan teknologi kemudian mengungkap bahwa ini merupakan galaksi aktif raksasa. Penemuan itu mengubah pemahaman ilmuwan tentang alam semesta.
Kini, berbagai lembaga antariksa terus mempelajari Galaksi M77 menggunakan teleskop canggih. Penelitian itu membantu ilmuwan memahami proses pembentukan galaksi.
Galaksi M77 juga menjadi salah satu objek favorit dalam penelitian lubang hitam supermasif. Astronom berharap penelitian lanjutan dapat membuka misteri baru di luar angkasa.













