Merapah.com – Saat anak demam, orang tua sering ragu memandikannya. Banyak orang percaya mandi memperparah demam.
Padahal, menurut pakar kesehatan, anak demam tetap boleh mandi. Kunci utamanya adalah cara dan kondisi tubuh anak. Mandi membantu menjaga kebersihan, membuat anak nyaman, dan mendukung proses pemulihan.
Mitos yang paling umum menyebut bahwa anak demam tidak boleh mandi sering membuat orang tua cemas. Kekhawatiran itu muncul karena dugaan bahwa mandi memperburuk suhu tubuh.
BACA JUGA: Mencari Nafkah Adalah Jihad: Nasihat Islam untuk Pekerja yang Lelah
Menurut Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, demam bukan penyakit, melainkan gejala tubuh melawan infeksi.
Kebersihan tetap penting karena keringat dan kotoran bisa menimbulkan iritasi kulit. Dengan cara yang tepat, mandi tidak menurunkan efektivitas respons tubuh terhadap demam.
Panduan Aman Memandikan Anak saat Demam
Dokter anak menyarankan beberapa aturan agar mandi tetap aman bagi anak demam:
- Gunakan air hangat atau suam-suam kuku. Hindari air dingin karena dapat memicu tubuh menggigil dan menaikkan suhu.
- Batasi durasi mandi sekitar 5–15 menit agar anak tidak kelelahan.
- Perhatikan kondisi anak. Bila anak lemas, pusing, atau muntah, gunakan waslap hangat untuk membersihkan tubuh.
- Setelah mandi, segera keringkan tubuh anak dan kenakan pakaian ringan serta nyaman. Suhu ruangan sebaiknya hangat.
Dr. Piprim menambahkan, mandi hangat membantu melebarkan pembuluh darah di kulit sehingga panas tubuh bisa keluar perlahan. Selain itu, mandi memberikan rasa nyaman dan mengurangi rasa lengket akibat keringat.
BACA JUGA: Manfaat Jahe bagi Kesehatan, Cara Alami Jaga Imun
Air Dingin dan Kondisi yang Harus Diwaspadai
Mandi dengan air dingin bisa berbahaya untuk anak demam. Tubuh bereaksi menggigil, dan suhu tubuh justru bisa meningkat. Kondisi ini membuat anak merasa lebih tidak nyaman.
Orang tua juga harus berhati-hati jika anak demam menunjukkan tanda tertentu: lemas berat, muntah, diare, atau demam tinggi (≥39°C). Dalam kondisi ini, sebaiknya mandi diganti dengan menyeka tubuh menggunakan waslap hangat. Bila gejala terus berlanjut, segera konsultasi dokter anak.
Kenyamanan, Kebersihan, dan Kewaspadaan Orang Tua
Mandi bukan hanya soal membersihkan tubuh. Anak demam merasa lebih nyaman setelah mandi hangat, tubuh lebih segar, dan kulit bebas keringat. Namun, orang tua tetap perlu waspada.
Perhatikan tanda dehidrasi, kesulitan minum, atau demam yang tidak turun setelah beberapa hari. Bila gejala tersebut muncul, anak harus segera diperiksa dokter. Mandi hanyalah bagian dari perawatan pendukung, bukan pengganti penanganan medis.
Anak demam tetap boleh mandi dengan cara yang aman. Pilih air hangat, batasi durasi, dan awasi kondisi anak. Mandi membantu menjaga kebersihan, meningkatkan kenyamanan, dan mendukung proses pemulihan.
Tetapi, bila demam berlangsung lebih dari tiga hari, suhu tinggi berulang, atau disertai gejala serius, segera konsultasi dokter anak. Dengan panduan tepat dan kewaspadaan, mandi saat anak demam aman dan bermanfaat.













