Jumat, Juni 5, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Uncategorized

Saat Ini Kredit Macet Jadi Momok Bagi Analis dan Pejabat Pengambil Keputusan Terjerat Pidana dan Korupsi

Putri S by Putri S
April 7, 2026
in Uncategorized
Saat Ini Kredit Macet Jadi Momok Bagi Analis dan Pejabat Pengambil Keputusan Terjerat Pidana dan Korupsi
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Erson Agustinus

Merapah.com – Analis kredit dan jajaran pejabat pemutus kredit bank memegang peranan krusial dalam kredit perbankan, terutama saat menghadapi tekanan untuk mengejar target pertumbuhan kredit. Tugas utama mereka adalah menilai kelayakan debitur untuk meminimalisir risiko kredit macet (NPL) hingga memutuskan kredit debitur, namun di sisi lain harus mendukung ekspansi kredit perusahaan. Analis kredit sering menghadapi dilema antara mengejar target volume kredit yang tinggi dari manajemen dan menjaga kualitas kredit agar tidak terjadi Non-Performing Loan (NPL). Esensi perbankan dalam pemberian kredit berbasis manajemen risiko, bukan penghindaran risiko. Tanpa keberanian mengambil risiko yang terukur, kredit tidak akan pernah mengalir ke sektor riil. Harus difahami domain income terbesar bank adalah kredit atau pembiayaan.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

 

BACA JUGA: Inter Milan Libas AS Roma 5-2, Lautaro Mengamuk dan Nerazzurri Makin Tak Terbendung

 

Dalam konteks perbankan yang sangat kompetitif, analis kredit berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan aset dan kualitas portofolio

Saat Ini Kredit Macet Jadi Momok Bagi Analis dan Pejabat Pengambil Keputusan Terjerat Pidana dan Korupsi.

Kredit macet adalah bagian dari risiko yang inheren. Fluktuasi pasar, kegagalan bisnis debitur, atau faktor eksternal lainnya sangat mungkin menyebabkan pinjaman yang awalnya sehat berubah menjadi non-performing loan (NPL). Secara umum, kondisi tersebut menjadi permasalahan antara kreditur dan debitur yang diselesaikan secara perdata melalui restrukturisasi, eksekusi agunan, atau mekanisme PKPU dan kepailitan.

 

BACA JUGA: UMKM Butuh Logistik untuk Ekspansi Bisnis

 

Namun, terhadap debitur peminjam dan para pengambil keputusan yang terkait dengan keuangan negara atau daerah pada Bank BUMN maupun BUMD terkadang memiliki skenario penyelesaian yang berbeda, permasalahan perdata berpotensi berubah menjadi masalah pidana. Keputusan yang dahulu menjadi dasar penyaluran kredit yang kemudian macet dapat dengan mudah dibingkai menjadi dugaan “perbuatan melawan hukum” yang “merugikan keuangan negara,” dua unsur esensial dalam Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Saat Ini Kredit Macet Jadi Momok Bagi Analis dan Pejabat Pengambil Keputusan Terjerat Pidana dan Korupsi..

Akibatnya, direksi dan atau pengambil keputusan yang tadinya hanya berhadapan dengan risiko bisnis, harus berhadapan dengan ancaman pidana penjara. Inilah paint point utama yang dihadapi para pengambil keputusan di Bank BUMN dan BUMD, ketidakpastian atas sebuah keputusan bisnis yang salah berpotensi dinilai sebagai kejahatan, demikian pula dengan bank-bank non pemerintah akan dapat terjerat ke ranah hukum pidana dengan dalih perbuatan melawan hukum dengan dianggap adanya fraud.

 

BACA JUGA: Malaysia Pilih WFH, Subsidi BBM Naik Tajam Rp16,8 T/Bulan

 

Kredit macet di perbankan saat ini rentan ditarik ke ranah pidana, khususnya tindak pidana korupsi, jika ditemukan unsur niat jahat (mens rea) atau kecurangan (fraud). Meskipun secara umum sengketa utang piutang adalah ranah perdata, penegak hukum seringkali mengaitkan kredit macet dengan kerugian negara atau kerugian keuangan internal bank bagi bank non pemerintah, terutama jika prosedur pemberian kredit tidak sesuai SOP atau menguntungkan pihak lain secara melawan hukum.

Hal-hal tersebut diatas saat ini membuat para analis kredit dan pejabat bank pengambil keputusan kredit takut menyalurkan kredit. Mereka takut dipidanakan di kemudian hari, meskipun telah mematuhi seluruh prosedur dan prinsip kehati-hatian saat kredit disalurkan. Banyak dari mereka yang meminta untuk dipindahkan dari urusan kredit bahkan mengajukan resign.

Tags: ekonomiEkonomi bisniserson agustinuskreditkredit macetNPL
Previous Post

How The Premier League Became A Dream Destination For Young Brazilians

Next Post

Indomobil Finance Buka Pembiayaan Motor Listrik di Lampung, DP Mulai Rp1,6 Juta

Next Post
Indomobil Finance Buka Pembiayaan Motor Listrik di Lampung, DP Mulai Rp1,6 Juta

Indomobil Finance Buka Pembiayaan Motor Listrik di Lampung, DP Mulai Rp1,6 Juta

harga plastik

Harga Plastik Meroket, Dampaknya Bikin Kaget

IMFI Hadirkan Promo Khusus Karyawan Salim Group, DP Motor Listrik Mulai Rp400 Ribu

IMFI Hadirkan Promo Khusus Karyawan Salim Group, DP Motor Listrik Mulai Rp400 Ribu

Could Cristiano Ronaldo really be about to leave Real Madrid?

Everything You Need to Know About Climbing in Bali’s Mount Batur

RECOMMENDED NEWS

Astra Isuzu Lampung berbagi

Astra Isuzu Lampung Santuni Anak Yatim di Bulan Suci Ramadan

1 tahun ago

Women in Politics: Urgency of Quota System For Women In Regional Elections

2 bulan ago
perbedaan mobil matic dan manual

Perbedaan Mobil Manual dan Matic: Mana yang Cocok untuk Anda?

12 bulan ago
Mahasiswa KKN Unila

Cara Membuat Program KKN yang Realistis dan Berdampak untuk Masyarakat

11 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Dr. Suprihatin Ali Temukan Hambatan Utama Keberlanjutan Industri Kopi Lampung
  • Mahasiswa STAI NU Kotabumi Dapat Bekal Public Speaking dari Praktisi MC Senior Lampung
  • Peabo Bryson Tutup Usia, Jejak Legenda R&B Dunia Tak Terlupakan

Category

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com