Merapah.com – Pertumbuhan bayi menjadi perhatian utama bagi setiap orang tua. Berat badan menjadi salah satu indikator penting. Jika berat badan bayi belum ideal, kamu bisa memilih makanan bergizi tinggi. Artikel ini akan membahas makanan penambah BB bayi yang cepat dan sehat.
Ubi Kentang: Karbohidrat Alami dan Bernutrisi
Ubi kentang kaya karbohidrat dan vitamin C yang bantu naikkan berat badan bayi. Kamu bisa menghaluskannya sebagai MPASI sehat dan mudah dicerna oleh bayi. Setelah memperkenalkan ubi kentang, kamu juga bisa menyajikan buah sebagai camilan bergizi.
Pisang: Praktis dan Tinggi Kalori
Buah pisang manis, lembut, dan tinggi kalori sehingga cocok menjadi makanan penambah BB bayi. Kamu bisa memberikannya langsung atau menghaluskannya menjadi puree yang mudah disantap. Jika bayi sudah nyaman dengan pisang, tambahkan makanan tinggi lemak seperti keju.
BACA JUGA: Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak
Avocado: Lemak Sehat untuk Tumbuh Kembang
Avocado mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk otak dan berat badan bayi. Campurkan dengan pisang untuk menambah rasa sekaligus meningkatkan kandungan nutrisinya. Setelah mengenalkan avocado, kamu bisa mulai mempertimbangkan susu sebagai sumber energi tambahan.
Susu Full Cream: Energi Tambahan untuk Bayi
Susu full cream kaya kalori dan lemak sehat yang mendukung pertumbuhan optimal bayi. Cocok untuk bayi usia satu tahun ke atas dan sesuai anjuran dari dokter anak. Selain susu, kamu juga bisa menambahkan lemak aman seperti unsalted butter dalam menu MPASI.
Unsalted Butter: Tambahan Lemak yang Aman
Mentega tanpa garam membantu menaikkan kalori dalam makanan bayi tanpa membebani ginjalnya. Tambahkan sedikit saja pada bubur bayi agar rasanya lebih gurih dan menarik selera. Setelah itu, kamu bisa memperkaya menu dengan yogurt sebagai makanan penyeimbang pencernaan.
Yogurt: Probiotik Sehat untuk Pencernaan
Yogurt mengandung probiotik yang mendukung sistem pencernaan dan menambah nafsu makan bayi. Pilih yogurt tanpa gula tambahan agar tetap sehat dan aman untuk dikonsumsi setiap hari. Langkah-langkah ini bisa membantu kamu menyusun pola makan bayi yang sehat dan seimbang.
BACA JUGA: Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari untuk Kesehatan
Keju: Protein dan Lemak dalam Satu Sajian
Keju menjadi sumber protein dan lemak sehat yang bantu pertumbuhan bayi. Potong kecil atau parut keju untuk camilan yang mudah dikunyah bayi. Pilih keju lunak tanpa tambahan garam agar tetap aman untuk ginjal bayi. Setelah protein dari keju, kamu bisa mencoba memberikan telur sebagai sumber nutrisi lengkap.
Telur: Nutrisi Lengkap untuk Tumbuh Kembang
Kamu bisa memasak telur hingga matang sebelum menyajikannya kepada bayi. Sebaiknya kamu memulai dengan kuning telur terlebih dahulu untuk mengenalkan rasa dan teksturnya. Telur membantu menunjang tumbuh kembang bayi karena kandungan protein dan lemak sehatnya. Bila bayi sudah terbiasa dengan telur, lanjutkan dengan mengenalkan ikan kaya omega-3.
Ikan: Omega-3 untuk Berat dan Otak
Kamu bisa mengukus ikan lalu menghaluskannya sebelum memberi pada bayi. Pastikan kamu membersihkan duri dan memasaknya hingga benar-benar matang. Pilih ikan seperti salmon yang aman, bergizi, dan cocok untuk MPASI. Sebagai variasi camilan kaya energi, kamu bisa menambahkan selai kacang ke dalam menu.
Peanut Butter: Kalori Tinggi untuk Bayi Aktif
Kamu bisa mengoleskan peanut butter pada roti atau buah sebagai camilan bayi. Berikan sedikit saja agar kamu bisa memantau reaksi alergi sejak awal. Selai kacang memberikan kalori tinggi dan protein yang mendukung pertumbuhan bayi aktif. Dengan menyusun menu dari bahan alami ini, kamu bisa bantu menaikkan BB bayi secara sehat.
Kamu perlu memberikan makanan penambah BB bayi secara konsisten dan teratur. Pilih bahan alami yang mudah kamu olah dan bayi mudah mencernanya. Kamu harus memastikan bayi tidak alergi terhadap makanan baru yang dikenalkan.













