Merapah.com – Menentukan judul skripsi bisa menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa tingkat akhir setiap tahun. Banyak mahasiswa bingung karena idenya ditolak meski sudah berkali-kali mengajukan ke dosen. Padahal, memilih judul yang tepat bisa mempercepat proses bimbingan dan penyusunan skripsi selanjutnya.
Berikut ini lima cara praktis agar judul skripsi kamu lebih mudah diterima dosen pembimbing.
1. Kenali Minat dan Kekuatan Diri Sendiri
Mulailah dari minat dan kekuatan yang kamu miliki dalam bidang studi atau tema tertentu. Coba ingat kembali mata kuliah apa yang paling kamu kuasai dan sukai selama kuliah. Minat yang kuat membuat proses riset dan penulisan skripsi jadi lebih mudah dan menyenangkan. Kalau kamu senang menulis isu sosial, arahkan judulmu ke tema sosiologi atau masyarakat digital.
BACA JUGA: 10 Aplikasi Produktif untuk Mahasiswa, Bantu Kuliah Lebih Efisien
2. Ikuti Tren dan Isu yang Relevan
Dosen menyukai topik skripsi yang sesuai dengan isu-isu aktual dan sedang terjadi sekarang. Baca berita, jurnal ilmiah, atau laporan terkini untuk menemukan inspirasi yang lebih relevan. Kamu bisa ambil contoh isu lingkungan, perubahan perilaku digital, atau dinamika masyarakat urban. Topik seperti ini mencerminkan kepedulian akademik terhadap realitas sosial yang berkembang pesat.
3. Pelajari Judul Skripsi dari Mahasiswa Sebelumnya
Perpustakaan kampus menyimpan banyak skripsi dari angkatan sebelumnya yang bisa kamu pelajari. Baca beberapa judul, amati sudut pandangnya, lalu kembangkan menjadi ide yang lebih spesifik. Namun, jangan menyalin secara langsung. Gunakan sebagai inspirasi untuk menciptakan topik yang lebih relevan dengan situasi sekarang.
BACA JUGA: Suara Mahasiswa dan Petani Singkong Menggema di Depan DPRD Lampung
4. Sesuaikan dengan Bidang Keahlian Dosen Pembimbing
Kenali dosen pembimbingmu dan cari tahu tema yang sering ia bimbing sebelumnya. Jika kamu menyesuaikan tema dengan bidangnya, peluang disetujuinya akan lebih besar. Kamu juga bisa konsultasi informal sebelum resmi mengajukan judul skripsi secara tertulis. Pendekatan ini menghemat waktu dan menghindarkanmu dari revisi berkali-kali yang melelahkan.
5. Buat Judul yang Spesifik dan Terarah
Gunakan rumusan judul yang spesifik, tidak terlalu luas, dan fokus pada satu permasalahan saja.
Contoh: ubah “Remaja dan Media Sosial” menjadi “Pengaruh TikTok terhadap Perilaku Konsumtif Remaja Kota X.”
BACA JUGA: 11 Tools AI Ini Bantu Produktivitas Kamu
Judul yang jelas memudahkan dosen memahami tujuan dan arah penelitian yang kamu susun. Menentukan judul skripsi membutuhkan strategi, bukan sekadar ide. Dengan lima langkah di atas, kamu bisa mempercepat persetujuan dan memulai skripsi lebih tenang. Jangan tunggu terlalu lama. Mulai sekarang, siapkan ide terbaik dan konsultasikan dengan dosen pembimbingmu.













