Merapah.com – John D. Rockefeller adalah salah satu pengusaha paling berpengaruh di dunia bisnis modern. Ia dikenal dengan prinsip bisnis unik, dan strategi bisnis yang bisa disebut ‘gila’, bertahan hingga sekarang di berbagai sektor usaha. Salah satu kutipan terkenalnya adalah tentang kekuatan dari usaha kolektif, bukan individu semata.
Ia mengatakan lebih memilih dapat 1% dari usaha 100 orang dibanding 100% usaha sendiri. “Saya Lebih Memilih Mendapatkan 1% Dari Usaha 100 Orang Daripada 100% Dari Usaha Saya Sendiri.” John D. Rockefeller. Kutipan ini menggambarkan kekuatan sistem, strategi bisnis, dan pentingnya membangun jaringan dalam bisnis.
Awal Mula Strategi Bisnis Sang Raja Minyak
Rockefeller memulai kariernya dari pekerjaan sederhana sebagai akuntan dan pedagang minyak. Namun, cara berpikirnya sangat visioner dan berbeda dari pengusaha lainnya pada masa itu. Ia mendirikan Standard Oil, perusahaan minyak yang mendominasi pasar Amerika di abad ke-19. Alih-alih bekerja sendirian, ia mengajak banyak mitra untuk menjalankan bagian usaha masing-masing. Dari sistem ini, ia tetap mendapat bagian keuntungan meski tak aktif di semua lini bisnis.
Keuntungan Lewat Sistem yang Terstruktur
Rockefeller tidak mengandalkan kekuatan pribadi saja untuk meraih kekayaan yang luar biasa. Ia membangun sistem besar yang memungkinkan ratusan orang bekerja dalam satu jaringan usaha. Dengan begitu, ia bisa tetap menghasilkan tanpa harus mengontrol semua proses secara langsung. Konsep ini kini dikenal sebagai leverage, yaitu menggunakan sistem untuk memperbesar hasil usaha. Sistem ini juga membuatnya tetap untung meski perannya tidak selalu ada setiap saat.
BACA JUGA: Rahasia Kaya: Kelola Keuangan dengan Cerdas!
Strategi dan Model Bisnis yang Relevan di Era Modern
Kini banyak bisnis yang meniru model Rockefeller dalam bentuk waralaba, afiliasi, atau dropship. Semua mengandalkan sistem, tim kerja, dan pembagian hasil secara adil dan berkelanjutan. Pendekatan ini mendorong kolaborasi, bukan kompetisi, dan memberi manfaat bagi banyak pihak. Dengan memanfaatkan sistem, bisnis bisa tumbuh cepat tanpa tergantung pada satu orang saja. Itulah kekuatan utama dari prinsip Rockefeller yang tetap relevan hingga saat ini.
Pelajaran Penting untuk Anak Muda
Bagi anak muda, prinsip ini bisa jadi pegangan dalam membangun bisnis jangka panjang. Tidak perlu mengerjakan semua sendiri, tapi bangun sistem yang bisa berjalan otomatis. Pahami pentingnya tim, kerja sama, dan membagi peran dalam setiap lini usaha yang dijalankan. Rockefeller tidak hanya bekerja keras, tapi juga bekerja cerdas dengan membangun struktur kuat. Mulai dari ide kecil, bentuk tim, buat strategi bisnis, dan bangun jaringan itulah awal dari bisnis yang besar.













