Merapah.com – Perayaan HUT RI ke-80 di Istana Negara berlangsung meriah. Lagu tabola bole sukses mengguncang suasana dan menghibur Presiden Prabowo Subianto hingga seluruh tamu undangan.
Asal Usul Lagu Tabola Bole
Lagu ini diciptakan grup musik asal Flores, Silet Open Up. Mereka berkolaborasi dengan Jacson Zeran, Juan Reza, dan Kiki Acoustic. Grup tersebut dikenal memadukan rap, hip hop, hingga RnB.
Dalam prosesnya, Silet Open Up menggandeng Diva Aurel. Musisi berdarah Minang ini memberi sentuhan budaya berbeda.
BACA JUGA: Kyriad Hotel Lampung Festival Hadirkan Kuliner Nusantara Mulai Rp3.000!
“Kami ingin menghadirkan musik segar, lintas budaya, dan dinikmati semua kalangan,” kata personel Silet Open Up.
Mereka merilis lagu ini pada 3 April 2025 melalui kanal YouTube resmi. Publik langsung antusias. Beat ringan dan lirik sederhana membuat banyak pendengar merasa dekat dengan lagu ini.
Makna Lirik Tabola Bole
Judul tabola bole bermakna hati kacau karena cinta. Liriknya menggambarkan pengalaman cinta sederhana masyarakat.
Bait populer berbunyi, “Kaka tabola-bale lia ade nona e” serta “su makin menyala e”. Lirik ringan tersebut cepat viral.
Lagu tabola bole memikat pendengar karena menyajikan lirik sederhana berpadu irama enerjik. Selain itu, sentuhan humor berhasil menggerakkan mereka untuk bergoyang mengikuti alunan musik.
BACA JUGA: TDM Lampung Kembali Borong Empat Piala Kontes Layanan Honda Nasional 2025
Puncak Popularitas di Istana Negara
Puncak fenomena lagu tabola bole terjadi saat peringatan HUT RI di Istana Negara. Grup Silet Open Up bersama Diva Aurel membawakan lagu di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
“Jarang sekali suasana istana hidup dengan musik rakyat. Tabola bole menyatukan semua,” ujar tamu undangan.
Momen itu viral di media sosial. Publik menilai lagu tersebut simbol keberagaman musik Indonesia.
Kreativitas Musik Lokal
Fenomena lagu tabola bole menunjukkan musik lokal mampu menembus batas hingga ruang kenegaraan.
Dari kampung hingga Istana Negara, lagu ini membuktikan kekuatan musik rakyat. Dengan lirik sederhana, irama energik, dan pesan kebersamaan, lagu ini mencuri perhatian nasional.
Fenomena tersebut menegaskan musik autentik lahir dari kreativitas lokal mampu menyatukan masyarakat Indonesia.













