Siswa SMe Al-Karim Lampung Ikuti Program Internasional

Merapah.com — Sepuluh siswa Sekolah Menengah Enterpreneurship (SMe) Al-Karim Lampung berhasil mengikuti program  internasional di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Program magang ini berlangsung selama enam hari dan bertujuan memperkaya pengalaman siswa dalam dunia bisnis global.

Belajar Langsung di Kancah Internasional

Siswa SMe, yang dikenal sebagai E-Muda, mendalami berbagai keterampilan penting selama program. Mereka mempelajari strategi produksi, digital marketing, pemasaran internasional, dan public speaking.

Tidak hanya belajar, mereka juga mempresentasikan ide dan produk bisnis di hadapan profesor serta pakar bisnis Malaysia. “Kami ingin siswa memahami praktik nyata, bukan sekadar teori,” ujar Ibu Tila Paulina, Direktur Sekolah Alam Al-Karim.

Latihan Kemandirian dan Tanggung Jawab

Program ini dirancang berbeda. Siswa tidak menggunakan agen travel, tetapi merancang perjalanan secara mandiri. Mereka mengatur itinerary, berbagi tugas, hingga menyelesaikan proyek bisnis.

“Kami ingin mereka belajar kemandirian dan tanggung jawab di luar zona nyaman,” tambah Ibu Tila.

Fairuuz Attaya Praba, salah satu peserta, mengungkapkan antusiasmenya. “Saya belajar presentasi di depan profesor dan strategi pemasaran internasional. Ini benar-benar membuka wawasan saya,” katanya.

Peserta lainnya, Muhammad Alifa, merasa bangga dapat membangun relasi bisnis selama magang. “Bertemu dengan relasi luar biasa menjadi pengalaman paling berkesan bagi saya,” ungkapnya.

Program Unggulan SMe Al-Karim

Program ini adalah bagian dari komitmen SMe Al-Karim dalam mencetak wirausaha muda kompeten dan berkarakter. Dengan menggabungkan pembelajaran bisnis, pengembangan diri, dan pengalaman internasional, siswa dibekali keterampilan menghadapi persaingan global.

Pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada USIM atas kerja sama yang diberikan. “Kami berharap program ini terus berlanjut di masa depan,” ujar pihak sekolah.

SMe Al-Karim berkomitmen menjadi sekolah yang mendidik generasi muda Islami dengan nilai lokal dan global. Program magang seperti ini diharapkan memperkaya wawasan siswa dan mendukung mereka menjadi pelaku usaha inovatif.

 

BACA JUGA: Bahaya Narkolema pada Anak dan Peran Orang Tua

 

Sementara itu,  sepasang orang tua murid kelas 7 di SMP Al-Karim, Faisal Abduh dan Siti Fitriyah Hamid mengatakan porgram internasional ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas anak dalam menghadapi tantangan zaman.

“Karena masalah yang dihadapi orang tua yakni anak-anak sekarang baligh lebih cepat tanpa diiringi akalnya. Maka, ketika mereka mengikuti kegiatan ini, saat dihadapkan suatu masalah, anak-akan mendapatkan tantangan dan memecahkan masalah sendiri,” ujar dia.

Paparan E-Muda SMe AL-Karim Usai Ikuti Program Internasional

Program magang ke Malaysia bertujuan untuk menyempurnakan ilmu yang telah dipelajari siswa di sekolah. Para peserta mendapatkan banyak masukan dan koreksi dari profesor serta pakar bisnis ternama.

Materi yang mereka dapatkan yakni tentang, Bisnis Model Canvas: Peserta diajarkan cara merancang model bisnis yang efektif dan terstruktur. Kemudian, Pengembangan Produk: Siswa belajar turun ke lapangan untuk bertanya langsung kepada calon pelanggan. Mereka menggali kelebihan, kekurangan, serta kebutuhan pelanggan untuk mengembangkan produk yang lebih sesuai.

Tidak ketinggalan, ilmu tentang Manajemen Finansial: Siswa memahami pengelolaan keuangan bisnis, termasuk cara mengatur fixed cost dan variable cost. Masih banyak lagi ilmu yang mereka dapatkan saat melakukan studi singkat ke negeri jiran.

 

BACA JUGA: Siswa SD Muhammadiyah Pringsewu Ikuti Kemah Perjusa

 

Selama di Malaysia, siswa mengunjungi beberapa destinasi menarik, seperti: Menara Petronas, Pusat Sains Negara, Teater 360°: Menampilkan karya anak-anak Malaysia, dan Genting SkyWorlds.

Program ini sangat bernilai karena siswa tidak hanya belajar bisnis dari empat profesor ahli, tetapi juga mengenal budaya dan teknologi di Malaysia.

Pesan yang disampaikan dalam agenda itu yakni ada Tiga Elemen Penting untuk Kesuksesan Anak

  1. Orangtua sebagai pendukung utama.
  2. Lingkungan pertemanan yang positif.
  3. Sekolah atau guru sebagai pembimbing.

Melalui program internasional ini, anak-anak juga belajar mandiri dengan menabung untuk mendukung kegiatan mereka. Program ini membuktikan bahwa perjalanan ke luar negeri tidak sekadar rekreasi, tetapi juga sarana belajar dan pengembangan diri.