Jakarta, Merapah.com — Harga emas naik Rp9.000. Kenaikan harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terjadi hari ini, Kamis, 27 November 2025. Kenaikan ini seiring dengan tren harga emas dunia.
Harga emas Antam kini berada di level Rp2.387.000 per gram, naik sebesar Rp9.000 dari hari sebelumnya.
Harga pembelian kembali (buyback) juga ikut menguat Rp9.000 menjadi Rp2.248.000 per gram.
Update Harga Emas di Pegadaian 27 November 2025: Galeri 24 Naik, UBS Turun
Intisari Pergerakan Harga
Pada Kamis, 27 November 2025, harga emas di Pegadaian menunjukkan pergerakan yang terpisah antara dua jenis emas batangan populer:
Emas Galeri 24 (G24): Mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya.
Emas UBS: Terpantau turun dari harga Rabu, 26 November 2025.
Detail Kenaikan dan Penurunan
| Jenis Emas | Ukuran | Harga Hari Ini | Perubahan dari Kemarin | Keterangan |
| Galeri 24 | 0,5 gram | Rp 1.271.000 | Naik Rp 4.000 | Harga 1 gram naik menjadi Rp 2.426.000. |
| UBS | 0,5 gram | Rp 1.317.000 | Turun Rp 1.000 | Harga 1 gram turun menjadi Rp 2.436.000. |
Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian
Pegadaian menyediakan emas batangan UBS dan Galeri 24 dengan variasi berat mulai dari 0,5 gram. Emas Galeri 24 tersedia hingga ukuran 1.000 gram.
1. Harga Emas GALERI 24 (27 November 2025)

BACA JUGA: Poco F8 Ultra dan Pro Resmi Meluncur dengan Fitur Flagship Baru: Cek Yuk!
2. Harga Emas UBS (27 November 2025)

Rekomendasi untuk Investor Lama atas Harga Emas Naik
Bagi investor lama yang sudah menanamkan dananya ke emas, kondisi ini cukup menguntungkan (Capital Gain). Kenaikan harga berarti nilai aset Anda saat ini meningkat. Anda berpotensi mencatat keuntungan jika menjual hari ini.
Namun, meski cukup menggiurkan, rekomendasi untuk investor lama yakni menahan (Hold) atau Jual Sebagian (Take Profit).
Jika tujuan investasi jangka panjang (di atas 5 tahun), lebih baik tahan. Jika Anda membutuhkan dana atau target keuntungan sudah tercapai, pertimbangkan untuk take profit sebagian.
Sementara bagi calon investor, penaikan harga emas membuat mereka sulit membelinya. Harga Sedang Tinggi (Peluang Beli Berkurang).
Harga emas berada di level yang cukup tinggi, sehingga risiko membeli di harga puncak (tertinggi) menjadi lebih besar.
Meski demikian, calon investor baru bisa menjalankan strategi dengan menerapkan DCA (Dollar Cost Averaging). Jangan masukkan semua modal sekaligus.
Beli emas secara bertahap dan rutin (misalnya setiap bulan) untuk meratakan harga beli, daripada mencoba menebak kapan harga akan turun.













