Merapah.com – Anggapan bahwa bisnis selalu membutuhkan modal besar mulai bergeser, sehingga banyak pelaku usaha pemula kini memulai langkah dari modal yang terbatas.
Seiring perubahan ini, bisnis bermodal seratus ribu rupiah muncul sebagai alternatif realistis yang sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Selain itu, kemudahan akses teknologi turut mendorong pertumbuhan bisnis skala kecil, karena pelaku usaha dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk.
BACA JUGA: 5 Usaha Sampingan Mahasiswa Tanpa Modal
Dengan peluang tersebut, semakin banyak masyarakat memanfaatkan bisnis bermodal seratus ribu rupiah, karena modal kecil mampu menekan risiko kerugian.
Apalagi, perkembangan teknologi memperluas akses usaha bagi siapa pun, sementara media sosial memungkinkan promosi produk tanpa biaya besar.
Karena itu, dengan strategi tepat, bisnis bermodal kecil dapat berkembang secara bertahap dan menjadi langkah awal wirausaha yang menjanjikan.
Bisnis Kuliner Skala Kecil
Pelaku usaha pemula banyak memilih bisnis kuliner. Modal seratus ribu rupiah cukup untuk memulai usaha makanan dan minuman sederhana.
Pelaku usaha menjual gorengan, jajanan pasar, camilan kering, dan minuman sachet. Produk kuliner memiliki pasar luas dan perputaran modal cepat.
Usaha kuliner dapat dijalankan dari rumah. Lingkungan sekitar menjadi target pasar awal yang potensial.
BACA JUGA: Langkah Menjadi Pengusaha: Panduan Menuju Kesuksesan
Bisnis Perdagangan Tanpa Stok
Model reseller dan dropship semakin diminati pemula. Pelaku usaha menjual produk tanpa menyimpan stok barang.
Modal digunakan untuk promosi dan akses internet. Media sosial menjadi sarana utama pemasaran produk.
Pelaku usaha memasarkan produk fashion, aksesoris, dan kebutuhan harian. Kepercayaan konsumen menjadi kunci keberhasilan usaha ini.
Bisnis Jasa dan Layanan Harian
Bisnis jasa menawarkan peluang dengan risiko rendah. Pelaku usaha menjalankan jasa pulsa, paket data, dan pengetikan.
Pelaku usaha menggunakan modal untuk saldo awal dan membeli perlengkapan sederhana. Masyarakat sekitar menjadi pelanggan utama layanan tersebut.
Selain itu, jasa titip belanja juga mulai berkembang. Pelaku usaha memanfaatkan aktivitas belanja rutin untuk memperoleh keuntungan.
BACA JUGA: Singkirkan Karyawan Toxic Bikin Performa Perusahaan Ciamik
Bisnis Kreatif dan Produk Alternatif
Bisnis produk digital mulai berkembang di kalangan pemula. Pelaku usaha menjual template desain dan jasa administrasi daring.
Bisnis tanaman hias mini juga menarik perhatian konsumen. Pelaku usaha menjual kaktus dan sukulen dengan harga terjangkau dan merawatnya mudah.
Pengamat UMKM menilai bisnis modal kecil sebagai sarana belajar wirausaha. Pelaku usaha belajar mengelola keuangan dan melayani pelanggan.
Konsistensi dan kedisiplinan menentukan keberlanjutan usaha. Bisnis bermodal seratus ribuan dapat menjadi langkah awal menuju usaha lebih besar.













