Bandar Lampung, Merapah.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Lampung pada Jumat, 6 Februari 2026, didominasi hujan yang berpotensi terjadi sejak siang hingga malam hari di sejumlah wilayah.
Pada pagi hari, cuaca di Lampung umumnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Namun, peluang hujan ringan masih dapat terjadi di wilayah Lampung Timur dan Lampung Tengah.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Provinsi Lampung.
Intensitas hujan di beberapa daerah berpotensi meningkat, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan, dengan peluang hujan di wilayah Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Tengah, Lampung Timur, serta Kota Metro. Adapun pada dini hari, cuaca secara umum diprakirakan berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Lampung secara umum berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius, sementara wilayah Lampung bagian barat memiliki suhu yang lebih sejuk, yakni 19 hingga 29 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada pada kisaran 58 hingga 100 persen, dengan angin bertiup dari arah Barat hingga Utara berkecepatan 5–15 knots atau sekitar 9–28 kilometer per jam.
BMKG Lampung juga mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Potensi tersebut diperkirakan terjadi:
Siang hingga sore hari di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Mesuji, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.
Malam hari di wilayah Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, dan Lampung Utara.
BMKG mengimbau masyarakat Lampung untuk:
- Mewaspadai potensi genangan air, banjir lokal, dan tanah longsor, terutama di wilayah rawan dan daerah perbukitan.
- Menghindari berlindung di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai angin kencang dan petir.
- Pengendara kendaraan bermotor diminta meningkatkan kehati-hatian karena jalan licin dan jarak pandang terbatas.
- Nelayan dan masyarakat pesisir diimbau memperhatikan arah dan kecepatan angin, serta selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum melaut.
- Memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat guna mengurangi risiko banjir.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi melalui laman https://lampung.bmkg.go.id/ atau kanal informasi BMKG lainnya.
(Sumber: Prakirawan BMKG Lampung, diperbarui Jumat, 6 Februari 2026)













