Berita  

Cuaca Ekstrem Intai Lampung

BMKG Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi di Tengah Transisi Musim

cUACA EKSTREM
Cuaca ekstrem intai Lampung.

BANDAR LAMPUNG, Merapah.com, 26 November 2025 – Cuaca ekstrem intai wilayah Provinsi Lampung hari ini. Kondisi ini merupakan babak baru untuk waspada bersama.

Setelah menikmati cuaca cerah berawan di pagi hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi gangguan cuaca signifikan.

Gangguan tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang akan melanda berbagai kabupaten/kota. Prediksi hujan mulai dari tengah hari hingga menjelang subuh.

Fenomena ini BMKG sebut akan beserta kilatan petir dan hembusan angin kencang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hardianto, menjelaskan pemicu kondisi ini karena tingginya kelembapan udara yang mencapai puncaknya hingga 96%.

Selain itu, pergerakan angin dari Selatan ke Barat yang cukup kencang (9 – 46 km/jam memperparah kondisi. Kombinasi faktor ini mempercepat pembentukan awan Cumulonimbus (Cb) yang membawa curah hujan tinggi.

Fase Kritis Menuju Cuaca Ekstrem yang Intai Lampung: Siang hingga Sore Hari

Menurut data BMKG, periode paling kritis terjadi pada siang hingga sore hari. Hujan lebat diprediksi terkonsentrasi di wilayah sentral dan timur Lampung.

Pihaknya memohon perhatian khusus pada wilayah Lampung Tengah, Lampung Utara, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.

“Wilayah-wilayah ini memiliki probabilitas paling tinggi untuk diguyur hujan deras yang berdurasi panjang, berpotensi memicu genangan air hingga banjir sesaat,” tegas Rudi Hardianto.

 

BACA JUGA: PT Sinergi Brebes Inovatif Kembangkan Produk Olahan Bawang Merah, Siap Ekspansi Nasional dan Global

 

Ancaman Hujan Berlanjut Hingga Dini Hari

Meskipun sebagian besar wilayah diprediksi mereda menjadi cerah berawan menjelang malam, BMKG mencatat bahwa potensi hujan masih belum hilang sepenuhnya. Menjelang dini hari, fokus kewaspadaan bergeser ke wilayah pesisir barat.

Pesisir Barat dan Tanggamus  untuk tetap siaga. Data menunjukkan peluang hujan yang signifikan kembali muncul di daerah-daerah tersebut, yang secara geografis rawan terhadap potensi longsor mengingat kontur perbukitan di sekitarnya.

Suhu Panas Diselingi Curah Hujan Tinggi

Secara umum, suhu udara di Lampung masih berada di rentang normal musim penghujan, yaitu 24 derajat celcius hingga 33 deracat celcius.

Hanya wilayah dataran tinggi Lampung Barat yang tercatat lebih sejuk, sekitar 20 derajat celcius hingga 29 derajat celcius. Suhu yang relatif panas diselingi curah hujan tinggi ini menjadi ciri khas cuaca di masa transisi.

Imbauan dan Mitigasi Bencana Cuaca Ekstrem yang Intai Lampung

Sebagai langkah mitigasi, BMKG melalui Rudi Hardianto, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan.

Ia mengingatkan agar warga yang tinggal di bantaran sungai dan dataran rendah untuk0 membersihkan saluran air dan memantau ketinggian air sungai secara berkala.

BMKG juga meminta pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu, terutama saat melintas di jalur lintas tengah maupun lintas barat yang terkenal berkelok dan rawan longsor saat kondisi licin.

“Jauhi pohon besar atau papan reklame saat terjadi angin kencang. Selalu ikuti pembaruan informasi cuaca resmi dari kanal BMKG,” pungkas Rudi Hardianto.