argaMerapah.com – Harga emas batangan pada Senin, 23 Februari 2026, masih bertahan di level tinggi. Pelaku pasar mencermati pergerakan yang relatif stabil setelah lonjakan tajam pekan lalu.
Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk tetap berada di kisaran Rp3 juta per gram. Stabilitas harga ini terjadi setelah kenaikan signifikan beberapa hari sebelumnya.
Investor ritel dan institusi masih memantau arah pergerakan global. Nilai tukar rupiah juga ikut memengaruhi harga emas domestik.
Harga Emas Antam Masih di Atas Rp3 Juta
Emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol sekitar Rp3.012.000. Harga tersebut tidak berubah signifikan dari akhir pekan sebelumnya. Antam mempertahankan eksistensinya di tengah penguatan emas dunia.
Harga buyback atau pembelian kembali tercatat sekitar Rp2.793.000 per gram. Angka ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual emasnya. Selisih harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan investor.
Permintaan emas fisik masih terjaga di sejumlah daerah. Pedagang mengaku transaksi tetap berjalan normal. Konsumen membeli emas untuk investasi jangka panjang.
BACA JUGA: Harga Emas 22 Februari 2026 Tembus Rp3 Juta per Gram
Pegadaian Ikuti Tren Stabil
Pegadaian juga menunjukkan tren serupa,menjual emas UBS seharga sekitar Rp3.061.000 per gram. Harga pada Galeri24 sekitar Rp3.047.000 per gram.
Pegadaian belum mengubah harga sejak akhir pekan. Kebijakan ini mengikuti pergerakan harga pasar internasional. Investor kecil tetap aktif melakukan pembelian bertahap.
Perbedaan harga antar merek dipengaruhi biaya produksi dan distribusi. Namun selisihnya tidak terlalu jauh. Konsumen biasanya menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
BACA JUGA: Potensi Tumbuh Kembang dan Tantangan Keuangan Syariah Kita
Harga Emas Dunia Masih Tinggi
Harga emas global masih berada di level tinggi pada Februari 2026. Emas spot diperdagangkan di kisaran 4.970 hingga 5.020 dolar AS per troy ounce. Harga tersebut mendekati rekor tertinggi awal bulan.
Pelaku pasar global merespons ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Investor mencari aset aman di tengah volatilitas pasar. Emas kembali menjadi pilihan lindung nilai.
Pergerakan harga dunia turut memengaruhi pasar domestik. Nilai tukar rupiah terhadap dolar juga berperan penting. Kombinasi faktor eksternal dan internal menentukan harga akhir di Indonesia.
Analis memperkirakan harga emas masih berpotensi fluktuatif. Namun tren jangka menengah tetap menunjukkan kecenderungan kuat. Investor disarankan mencermati momentum sebelum melakukan transaksi.













