Harga Emas Jumat, 6 Februari 2026 Masih Jadi Sorotan

Harga Emas Jumat, 6 Februari 2026, Pasar Masih Menunggu Arah Global

harga emas hari ini (2)
Strategi pembelian emas bertahap dinilai lebih aman di tengah volatilitas.

Merapah.com – Harga emas batangan di Indonesia bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026.

Pasar global merespons penguatan dolar Amerika Serikat dengan tekanan yang memengaruhi pergerakan itu.

Meski terkoreksi, harganya tetap bertahan di level tinggi. Kondisi ini membuat investor bersikap lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Di sisi lain, minat masyarakat terhadap emas sebagai aset lindung nilai belum sepenuhnya surut.

Fluktuasi harga justru membuka peluang beli bagi investor jangka panjang.

 

BACA JUGA: Harga Emas Stabil Hari Ini, Transaksi Emas Tetap Ramai

 

Harga Emas Antam dan Pegadaian Ikut Menyesuaikan

PT Aneka Tambang Tbk menyesuaikan harga emas batangan pada perdagangan hari ini.

Harga emas Antam ukuran satu gram tercatat berada di kisaran Rp2,95 juta per gram. Penurunan tersebut tergolong terbatas dibandingkan hari sebelumnya.

Harga Antam ukuran setengah gram berada di kisaran Rp1,52 juta. Pasar mematok harga Antam ukuran lima gram di kisaran Rp14,55 juta.

Harga tersebut berlaku di butik Logam Mulia dan kanal penjualan resmi. Di Pegadaian, harga dari berbagai produsen juga bergerak searah.

Pasar menetapkan harga emas UBS di kisaran Rp2,98 juta per gram, sedangkan emas Galeri24 di sekitar Rp2,97 juta per gram.

Perbedaan harga mencerminkan kebijakan produsen dan biaya distribusi.

Dengan kondisi tersebut, konsumen disarankan membandingkan harga sebelum membeli. Langkah ini penting untuk mendapatkan harga paling kompetitif.

 

BACA JUGA: Harga Emas Antam Masih Stabil

 

Harga Buyback Masih Terpaut Jauh dari Harga Jual

Selain harga jual, pelaku pasar turut mencermati harga buyback emas. Harga buyback emas Antam berada di kisaran Rp2,63 juta per gram.

Selisih harga beli dan jual kembali masih cukup lebar. Kondisi ini perlu diperhitungkan bagi investor jangka pendek.

Namun demikian, emas tetap menarik sebagai instrumen penyimpan nilai. Harganya cenderung bertahan saat tekanan ekonomi meningkat.

Tekanan Global Masih Membayangi Pergerakan Harga

Dari pasar internasional, harga emas dunia masih berada dalam tekanan. Emas spot global bergerak di kisaran USD4.700 hingga USD4.750 per troy ounce.

Penguatan dolar Amerika Serikat menjadi faktor utama pelemahan harga. Selain itu, imbal hasil obligasi global yang meningkat turut menekan permintaan emas.

Pelaku pasar global masih menunggu arah kebijakan moneter selanjutnya. Ketidakpastian ini membuat pergerakan harga cenderung fluktuatif.

 

BACA JUGA: Harga Emas Antam Turun, Membalikkan Tren Kenaikan Kemarin

 

Prospek Emas Tetap Menarik untuk Jangka Panjang

Meski melemah, analis menilai prospek emas masih cukup solid. Emas tetap berperan sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

Bagi investor jangka panjang, koreksi harga dapat menjadi momentum akumulasi. Strategi pembelian bertahap dinilai lebih aman di tengah volatilitas.

Dengan kondisi global yang belum stabil, emas diperkirakan tetap diminati. Pasar akan terus memantau perkembangan ekonomi dan kebijakan bank sentral.