HIMPERRA Lampung Dukung BSN Perluas Akses Pembiayaan Perumahan Syariah

HIMPERRA Lampung Dukung Pembiayaan Perumahan Syariah

Merapah.com Bandar Lampung – Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Permukiman Rakyat (HIMPERRA) Lampung, Tri Joko Margono, menilai kegiatan gathering yang digelar BSN bersama para mitra menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor perumahan di Lampung.

Menurutnya, di tengah kesibukan dan tekanan target yang dihadapi para pengembang, kegiatan silaturahmi seperti ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan yang tidak hanya bersifat institusional, tetapi juga kekeluargaan.

“Di sela-sela kesibukan dan target yang terus memberikan tekanan kepada kita semua, kesempatan seperti ini menjadi terobosan untuk mempererat silaturahmi BSN dengan para mitranya. Kita bisa mengesampingkan hubungan secara institusi dan lebih mengedepankan kekerabatan,” ujar Tri Joko Margono.

Ia mengatakan melalui kegiatan gathering tersebut hubungan antara mitra pengembang dengan BSN akan semakin dekat sehingga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depan.

“Dengan adanya gathering ini tentu akan lebih mendekatkan antara mitra BSN dengan BSN sendiri, sehingga sinergi yang terbangun bisa semakin kuat,” katanya.

HIMPERRA Apresiasi Kinerja BSN di Lampung

Tri Joko juga mengapresiasi kinerja BSN di Lampung yang dinilai telah menunjukkan capaian positif, termasuk dukungan terhadap pengembang perumahan rakyat.

Menurutnya, pihaknya siap memberikan dukungan penuh, khususnya dalam mendorong edukasi kepada masyarakat untuk beralih dari akad konvensional menuju akad syariah.

“BSN telah mencapai prestasi yang gemilang di Lampung. Kami dari HIMPERRA tentu akan mendukung penuh, terutama dalam proses edukasi kepada masyarakat untuk hijrah dari akad konvensional ke akad syariah,” ujarnya.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang membutuhkan kepastian dan kejelasan dalam sistem pembiayaan perumahan yang adil dan transparan.

“Banyak masyarakat yang membutuhkan kepastian dan menghindari praktik yang dianggap tidak jelas atau tidak adil. Ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua untuk mendukung BSN agar semakin dekat dengan para pengembang di Bandar Lampung dan Lampung pada umumnya,” tambahnya.

Backlog Perumahan Lampung Masih Tinggi

Selain itu, Tri Joko mengungkapkan peluang pembangunan perumahan subsidi di Lampung masih sangat besar. Hal tersebut terlihat dari angka backlog perumahan yang masih tinggi.

“Backlog perumahan di Lampung masih berada di angka lebih dari 200 ribu unit. Ini menunjukkan kebutuhan rumah masih sangat besar dan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan fasilitas perumahan,” jelasnya.

Harapan Akses Pembiayaan untuk Sektor Nonformal

Ia berharap ke depan BSN tidak hanya melayani masyarakat yang memiliki penghasilan formal, tetapi juga dapat menjangkau sektor nonformal.

“Kami berharap ke depan BSN juga bisa mengakomodir masyarakat dari sektor nonformal seperti pedagang, tukang bakso, tukang cukur, petani dan profesi lainnya agar mereka juga bisa memiliki akses terhadap pembiayaan rumah subsidi,” katanya.

Menurutnya, dukungan regulasi dari pemerintah juga sangat penting agar sektor pembiayaan perumahan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Jika ada sinergi antara regulasi pemerintah dan lembaga keuangan seperti BSN, maka kontribusi yang diberikan kepada masyarakat Lampung akan sangat besar. Backlog perumahan bisa berkurang dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” ujarnya.

Tri Joko berharap program perumahan subsidi yang terus berkembang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam memiliki hunian yang layak.

“Mudah-mudahan dengan berbagai program ini masyarakat bisa mendapatkan rumah yang nyaman untuk berumah tangga dengan syarat dan ketentuan yang semakin memudahkan,” pungkasnya.