Begini Cara Kreatif HMJ Sosiologi Bentuk Generasi Berkarakter Lewat POSKRITER

kegiatan generasi berkarakter lewat POSKRITER

Merapah.com, Bandar Lampung, 25 Mei 2025  — Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Lampung mendorong Generasi Berkarakter Lewat POSKRITER.  Kegiatan ini merupakan gebrakan lewat program keren bernama POSKRITER (Pondok Singgah Kreatif dan Berkarakter). Di minggu terakhir pelaksanaannya, POSKRITER berlangsung di dua lokasi hits yaitu Rumah Baca Babe Inyoel dan Taman Gubuk Literasi.

Bertema “Kreatif dan Berkarakter”, program ini ngajak anak-anak buat seru-seruan sambil belajar. Lewat literasi dan budaya, mereka terdorong untuk mengasah kreativitas sekaligus membangun karakter positif. Gak heran, kegiatan ini sukses bikin suasana makin hidup!

Yola, Ketua Umum HMJ Sosiologi Unila, bilang kalau POSKRITER bukan cuma bikin anak-anak senang, tapi juga jadi tantangan buat panitia untuk terus berinovasi.

POSKRITER
Mahasiswa HMJ Sosiologi Unila berinteraksi hangat bersama anak-anak, mengenalkan budaya Lampung dalam program POSKRITER

“Kegiatannya seru banget! Anak-anak bisa baca bareng, nulis cerita pendek, kenalan sama tokoh inspiratif, sampai belajar budaya Lampung kayak kain tapis, siger, dan wayang sekelik,” ujarnya.

Menurut Rafli Aditya, PJ kegiatan, kesuksesan POSKRITER gak lepas dari persiapan yang super matang.

“Kita ngadain Capacity Building dulu. Volunteer telah memiliki pemahaman tentang kondisi anak-anak dan lingkungan sebelum terjun langsung,” jelas Rafli.

Rafli juga bilang, peran peserta dan panitia sama-sama penting. “Tanpa peserta yang aktif, acara gak bakal hidup. Tanpa panitia yang profesional, acara juga gak bakal jalan,” tambahnya.

BACA JUGA: HMJ Sosiologi Unila Tebarkan Aksi Peduli di Panti Asuhan Hasbi Rabbi

Generasi Berkarakter Lewat POSKRITER: Ruang Bebas Ekspresi

Salah satu anggota POSKRITER, Jihan, mengungkapkan betapa serunya kegiatan ini. “Kita bisa banget berekspresi, kayak bikin puisi, berbagi cerita, atau diskusiin tokoh inspiratif. Pokoknya seru dan bikin kita makin kreatif,” katanya antusias.

hmj sosiologi poskriter
Penyerahan cindera mata dalam agenda Poskriter

Yola berharap, ke depan POSKRITER bisa terus berkembang. Gak cuma di kota, tapi juga menjangkau anak-anak di daerah terpencil yang akses pendidikannya masih terbatas.

“Semoga nilai-nilai positif dari program ini bisa terus ada dan bisa semakin luas manfaatnya,” harapnya.

Dengan evaluasi rutin dan perbaikan yang terus dilakukan, POSKRITER makin siap jadi wadah inspiratif buat menanamkan semangat literasi dan kreativitas. Siapa sangka? Lewat kegiatan sederhana kayak gini, dampak sosial yang ditanam bisa besar banget buat masa depan anak-anak.

Program semacam POSKRITER ini bukti nyata kalau mahasiswa gak cuma bisa belajar di kampus. Lewat aksi nyata di lapangan, mereka bisa bantu bentuk generasi yang kreatif dan berkarakter. Semoga makin banyak kegiatan kayak gini yang bisa menyentuh lebih banyak anak-anak di seluruh penjuru Lampung — bahkan Indonesia!