Berita  

Hujan Guyur Wilayah Lampung Hari Ini, Cek Detailnya!

Potensi Hujan Siang Hari, Warga Diimbau Waspada Pohon Tumbang dan Jaga Drainase.

cUACA EKSTREM
Cuaca ekstrem intai Lampung.

LAMPUNG, Merapah.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Lampung pada Minggu, 25 Januari 2026. Meski secara umum diprediksi cerah berawan, potensi hujan pada siang hingga sore hari menuntut kewaspadaan masyarakat.

Rincian Prakiraan Cuaca Wilayah Lampung

Pagi Hari: Cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan mulai terdeteksi di wilayah Pesisir Barat dan Tanggamus.

Siang – Sore Hari: Hujan diprakirakan meluas ke Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Pesawaran, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Way Kanan, Lampung Utara, hingga Kota Bandar Lampung.

Malam Hari: Potensi hujan ringan di Lampung Timur, Lampung Selatan, Tulang Bawang, dan Pesawaran.

Dini Hari: Cuaca diprakirakan stabil di kondisi cerah berawan hingga berawan.

Parameter cuaca menunjukkan suhu udara berkisar antara 24,0°C – 32,0°C (wilayah Barat 20,0°C – 29,0°C) dengan kelembapan 55% – 95%. Angin bertiup dari Barat Laut ke Utara dengan kecepatan mencapai 25 knots (46 km/jam).

 

BACA JUGA: Manfaat Jahe bagi Kesehatan, Cara Alami Jaga Imun

 

Pernyataan BMKG: Imbauan Mitigasi dan Kebersihan Lingkungan

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hardianto, menekankan pentingnya langkah preventif di tengah kondisi cuaca yang dinamis. Beliau mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan diri dan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berlindung atau berada di bawah pohon besar saat terjadi hujan atau angin kencang karena adanya potensi pohon tumbang. Selain itu, kecepatan angin yang cukup tinggi juga perlu diwaspadai,” ujar Rudi Hardianto.

Lebih lanjut, Rudi mengajak masyarakat untuk proaktif dalam menjaga kebersihan infrastruktur lingkungan guna mengantisipasi genangan air.

“Kami sangat menyarankan warga untuk bergotong royong membersihkan saluran drainase dari tumpukan sampah agar tidak tersumbat. Upaya ini penting sebagai langkah minimalisasi risiko banjir saat intensitas hujan meningkat. Pastikan aliran air lancar dan jangan membuang sampah ke selokan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, status peringatan dini cuaca ekstrem masih dinyatakan NIHIL, namun kesiapsiagaan mandiri tetap menjadi prioritas bagi warga Lampung.

Mitigasi Mandiri

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang diprediksi akan mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan.

Fenomena ini diperkirakan akan disertai angin kencang dan kilat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi.

Menanggapi hal tersebut, pihak berwenang meminta masyarakat untuk proaktif dalam melakukan langkah mitigasi mandiri.

“Kami mengimbau warga untuk segera membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing dan memastikan tidak ada sumbatan sampah yang dapat memicu genangan,” ujar Rudi.

Selain waspada banjir, warga juga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan turun.

Kekuatan angin yang menyertai hujan ekstrem berpotensi memicu pohon tumbang yang membahayakan keselamatan jiwa maupun kendaraan.

Bagi pengendara, otoritas keamanan menyarankan agar tetap menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri menerjang genangan air yang dalam.

Selain itu, masyarakat diharapkan selalu memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan situasi secara cepat.