IDC dan APJII Bersinergi Percepat Digitalisasi Desa dan Penguatan Ekonomi BUMDes

DIGITALISASI DESA
IDC dan APJII komitment memperluas digitalisasi desa di Lampung.

 

Lampung, 16 April 2025 (Merapah.com)– Inkubator Desa Cerdas (IDC) menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk mempercepat digitalisasi desa dan memperkuat ekonomi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemitraan ini melibatkan penyedia layanan internet (ISP) anggota APJII guna meningkatkan konektivitas desa-desa di seluruh Indonesia.

IDC APJII
Inkubator Desa Cerdas dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia menyepakati kerjasama digitalisasi desa.

Digitalisasi Desa untuk Peningkatan Kesejahteraan

Kolaborasi IDC dan APJII bertujuan untuk memastikan desa-desa memiliki infrastruktur digital yang memadai. Dengan akses internet yang lebih luas, masyarakat dan pemerintah desa dapat memanfaatkan teknologi. Hal itu untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan, layanan publik, serta pemberdayaan ekonomi.

Selain itu, konektivitas yang stabil dan merata memungkinkan BUMDes mengembangkan ekosistem bisnis berbasis digital. Mulai dari pemasaran produk unggulan desa hingga transaksi keuangan digital.  Maka, optimalisasi layanan berbasis teknologi dapat dilakukan secara lebih efektif.

BACA JUGA: Manfaat Minyak Kelapa Luar Biasa yang Perlu Kamu Tahu 

Kemitraan Berkelanjutan untuk Desa Digital

Kerja sama ini dirancang sebagai kemitraan bisnis berkelanjutan. Di mana IDC dan APJII bersama ISP lokal akan membantu desa-desa dalam membangun infrastruktur digital.

Langkah ini bertujuan agar digitalisasi desa dapat meningkatkan akses informasi. Hal yang tak kalah penting yakni membuka peluang ekonomi bagi BUMDes agar lebih kompetitif dan mandiri dalam era digital.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seremoni penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakukan langsung antara Direktur Inkubator Desa Cerdas dan Ketua Umum APJII. Acara ini bertepatan dengan Halal Bihalal APJII pada 16 April 2025 dan turut mengundang Gubernur Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan digitalisasi desa.

Desa Tunas Jaya Jadi Pilot Project

Sebagai langkah awal implementasi, IDC akan mendorong desa-desa binaan untuk mengadopsi internet dan teknologi digital. Desa Tunas Jaya di Tulang Bawang Barat dipilih sebagai pilot project pertama dengan potensi pengguna internet mencapai 2.000 warga. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain untuk menerapkan teknologi digital secara optimal.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi desa semakin pesat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan desa-desa di Indonesia dapat lebih siap menghadapi era digital.