Kora Agri ingin memperkuat visinya di bidang pertanian. Perusahaan kini lebih leluasa menjalankan inovasi demi mendukung petani lokal.
Dian memastikan perusahaan tetap berkomitmen memberikan solusi pertanian berbasis teknologi.
“Kami ingin mempercepat transformasi pertanian digital yang berdampak langsung bagi petani,” katanya.
Buyback saham ini juga akan memperkuat ekosistem internal perusahaan agar lebih solid dan efisien. Langkah ini memungkinkan tim Kora Agri merespons tantangan dengan lebih cepat dan tepat.
Mengenal Kora Agri Lebih Dekat
Kora Agri adalah startup digital di sektor pertanian yang berbasis teknologi dan data. Fokus utamanya adalah jagung, mulai dari tanam hingga proses pascapanen.
Perusahaan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini membantu petani mendeteksi hama dan penyakit sejak dini.
Dengan bantuan teknologi, petani dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional. Kora Agri juga menyediakan solusi untuk pengolahan hasil panen secara digital.
Tujuannya adalah menciptakan pertanian modern yang efisien, berkelanjutan, dan menguntungkan bagi petani. Perusahaan juga menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dalam mengembangkan sistem pertanian digital.
BACA JUGA: Pengaruh Hukum Internasional terhadap Kebijakan Dalam Negeri
Rencana Masa Depan Kora Agri
Setelah buyback saham, Kora Agri siap memperluas jaringan ke wilayah pertanian lain di Indonesia. Perusahaan akan terus memperkuat riset dan pengembangan teknologi pertanian digital.
Kora Agri bertekad membawa dampak besar bagi ekosistem pertanian nasional lewat teknologi.













