Merapah.com, Bandar Lampung – Masjid Nur Hidayatulloh, Bandar Lampung, menginisiasi rangkaian perlombaan anak dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.
Kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, di lingkungan Masjid Nur Hidayatulloh.
Melalui agenda tersebut, pengurus masjid menghadirkan kegiatan keagamaan yang bersifat edukatif dan partisipatif.
Panitia mengajak anak-anak dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama mengikuti berbagai perlombaan yang dirancang sesuai usia dan kemampuan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter islami sejak dini. Panitia berharap anak-anak dapat mengenal masjid sebagai ruang belajar, berkreasi, dan berinteraksi secara positif.
BACA JUGA: SMP IT Bina Insani Metro Raih Akreditasi A, Perkuat Kepercayaan Orang Tua
Lomba Tahfidz Dorong Kedekatan Anak dengan Al-Qur’an
Sebagai pembuka rangkaian acara, panitia menggelar Lomba Tahfidz Al-Qur’an dengan dua kategori peserta.
Kategori A diperuntukkan bagi anak TK hingga kelas 2 SD dengan materi hafalan surat An-Nas sampai Al-Ma’un.
Sementara itu, Kategori B diikuti peserta kelas 3 hingga 6 SD dengan materi hafalan surat Al-Quraisy sampai Az-Zalzalah.
Panitia menjadwalkan lomba tahfidz berlangsung pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Ustadz Khoirudin Al Hafiz dan Agung Kharisma, S.Pd., Gr., bertindak sebagai dewan juri. Keduanya menilai aspek hafalan, tajwid, serta kelancaran bacaan peserta.
Melalui lomba ini, panitia mendorong anak-anak untuk membiasakan diri membaca dan menghafal Al-Qur’an secara konsisten.
BACA JUGA: Tips Memilih Qurban untuk Idul Adha, Jangan Salah Pilih
Lomba Adzan Bangun Mental dan Kepercayaan Diri
Setelah lomba tahfidz, kegiatan berlanjut dengan Lomba Adzan untuk peserta tingkat SD hingga SMP. Lomba ini akan berlangsung pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Panitia menunjuk Ustadz Khoirudin Al Hafiz, Sapril Efendi, dan Meriyadi sebagai dewan juri. Mereka menilai kualitas suara, ketepatan makhraj, serta adab peserta saat melantunkan adzan.
Lomba adzan ini menjadi sarana melatih mental anak tampil di depan umum. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan pemahaman tentang peran penting adzan dalam kehidupan umat Islam.
Lomba Mewarnai Salurkan Kreativitas Anak
Pada sesi siang, Masjid Nur Hidayatulloh menggelar Lomba Mewarnai sebagai bagian dari pengembangan kreativitas anak. Panitia membagi lomba ini ke dalam dua kategori berdasarkan jenjang usia.
Peserta TK hingga kelas 2 SD mengikuti Kategori A, sedangkan peserta kelas 3 hingga 6 SD mengikuti Kategori B. Panitia menjadwalkan lomba mewarnai berlangsung pada pukul 13.30 hingga 15.20 WIB.
Dewan juri lomba mewarnai terdiri dari Jama, Effendi, Rahayu, M.Pd., dan Syarif Sulton. Mereka menilai kreativitas, kerapian, serta komposisi warna karya peserta.
Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi dalam suasana edukatif dan menyenangkan.
BACA JUGA: Ribuan Warga Lampung Gelar Aksi Bela Palestina
Komitmen Masjid dalam Pembinaan Generasi Muda
Ketua DKM Masjid Nur Hidayatulloh, Ade Irawan, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan jangka panjang. Ia menyebut perlombaan menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter anak berbasis nilai keislaman.
“Melalui perlombaan ini kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, melatih keberanian anak-anak tampil di depan umum, serta memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan masjid dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sebagai penutup, panitia berharap kegiatan Isra Mi’raj ini dapat mempererat hubungan antara masjid dan masyarakat.
Masjid Nur Hidayatulloh berkomitmen terus menghadirkan kegiatan positif yang mendukung tumbuhnya generasi berakhlak dan berkarakter islami.













