MedPro Agency Gelar Pelatihan Marketing Properti Profesional, Targetkan Penjualan D’Dharma Residence Sold Out dalam 6 Bulan

Marketing MedPro Agency dibekali kemampuan profesional untuk memasarkan perumahan D'Dharma Residence

 

Bandar Lampung, Merapah.com — Upaya meningkatkan kapasitas sumber daya pemasaran properti terus dilakukan pelaku industri perumahan di Lampung.

Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Marketing Property Profesional yang digelar MedPro Agency di Jaya Bakery Cafe, Rabu, 25 Februari 2026.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 35 tenaga marketing yang dipersiapkan secara khusus menjadi tenaga pemasaran profesional guna mendukung percepatan penjualan Perumahan Subsidi D’Dharma Residence.

 

Penyerahan sertifikat dan plakat oleh Pengembang D’Dharma Residence H.Heri kepada BM BSI KCP Rajabasa Shofa.

Founder MedPro Agency, MH Jagadhita, mengatakan kegiatan pelatihan ini menjadi strategi perusahaan dalam meningkatkan kompetensi tim marketing agar mampu mencapai target penjualan secara optimal.

“Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh marketing memiliki kemampuan profesional dan mampu mencapai target sold out penjualan Perumahan Subsidi D’Dharma Residence dalam waktu enam bulan,” ujar MH Jagadhita saat dikonfirmasi.

Materi pelatihan menghadirkan sejumlah praktisi dari bidang marketing properti residensial, digital marketing, hingga sektor perbankan.

Dalam sesi strategi pemasaran, praktisi marketing properti Erson Agustinus menekankan pentingnya perencanaan pemasaran yang sistematis bagi tenaga penjual.

“Seorang marketing harus memiliki marketing plan yang jelas, memahami strategi penjualan, serta menguasai konsep kredit skoring perbankan seperti prinsip 5C yakni character, capital, capacity, condition, dan collateral agar proses penjualan berjalan efektif dan efisien,” jelasnya.

Sementara itu, pemateri digital marketing, Setiaji Bintang Pamungkas menyoroti pentingnya pemanfaatan platform digital dalam pemasaran properti di era saat ini.

“Marketing properti harus mampu memanfaatkan marketplace, Instagram, dan TikTok, serta membuat konten promosi yang memiliki daya jual tinggi agar dapat menjangkau pasar lebih luas,” katanya.

Dari sektor perbankan syariah, Branch Manager Bank Syariah Indonesia BSI KCP Rajabasa, M Shofa, memaparkan mekanisme serta persyaratan pengajuan KPR Subsidi Syariah agar pengajuan konsumen dapat disetujui pihak bank.

Ia menjelaskan pemahaman terhadap aturan pembiayaan menjadi faktor penting bagi marketing dalam mendampingi calon pembeli rumah subsidi.

Hal senada disampaikan Relationship Manager Mortgages Bank Mandiri Area Lampung, Oldga Ayu Pracilia, yang memaparkan standar pemberkasan pengajuan KPR subsidi konvensional.

Pengembang D’Dharma Residence H.Heri menyerah sertifikat dan plakat kepada Relationship Manager Mortgages Bank Mandiri Area Lampung, Oldga Ayu Pracilia.

“Kelengkapan dokumen dan kesesuaian persyaratan menjadi kunci utama agar proses pengajuan KPR dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan turut dihadiri pengembang Perumahan D’Dharma Residence, H. Heri, yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Lampung. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi diri.

“Marketing harus terus belajar dan berkembang agar mampu menjadi tenaga profesional yang konsisten mencapai target penjualan,” tegasnya.

Sebagai penutup kegiatan, panitia menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemateri serta sertifikat kepada seluruh peserta pelatihan. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.