Merapah.com, Bandar Lampung — Bakat dan karakter generasi muda terus bertumbuh melalui pendidikan musik yang terarah.
Hal itu ditunjukkan oleh Moise Sembiring, siswa Pondok Daud Music, yang resmi meluncurkan single keduanya berjudul Satu Tujuan.
Lagu ini menjadi karya lanjutan setelah ia merilis lagu Taubat pada tahun 2025. Peluncuran ini bukan sekadar momentum musikal.
Proses ini mencerminkan pendidikan yang menekankan pembentukan karakter, kreativitas, dan relasi sosial melalui musik.
BACA JUGA: Penyanyi Muda Asal Lampung, Syanada, Rilis Lagu “Wahai Bunda”
Pendidikan Musik yang Menanamkan Empat Pondasi
HRD Pondok Daud Music, Hana, menjelaskan bahwa Moise merupakan murid aktif di lembaga tersebut. Ia mengikuti pendidikan musik secara menyeluruh sejak awal bergabung.
“Moise Sembiring adalah murid dari Pondok Daud Music. Semua murid di sini mengikuti aktivitas pendidikan musik, mulai dari kursus piano, gitar akustik dan elektrik, bass, vokal, saxophone, drum, hingga berbagai alat musik lainnya,” ujar Hana.
Hana menegaskan bahwa lembaganya tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis. Pondok Daud Music juga menanamkan empat pondasi utama, yaitu Care, Creative, Attitude, dan Relation Education.
“Empat aspek ini menjadi pondasi untuk menumbuhkan murid-murid kami. Kami mencoba menaburkan benih yang baik dari kepedulian, karena ini adalah pondasi masa depan. Anak yang kreatif, memiliki etika dan hubungan yang baik, akan lebih siap menghadapi kehidupan,” jelasnya.
BACA JUGA: Siswa SDN 2 Campang Raya, Fatih Muhammad Akbar Raih Prestasi Nasional
Ia menambahkan bahwa pendidikan formal memang penting. Namun kreativitas, sikap, dan kemampuan membangun relasi tetap menjadi faktor utama keberhasilan.
“Kita bisa belajar dari generasi terdahulu yang mungkin tidak memiliki pendidikan tinggi, tetapi mampu membangun kerajaan bisnis karena memiliki kreativitas, etika, dan relasi yang kuat. Saat ini, edukasi menjadi kebutuhan primer, namun karakter tetap menjadi fondasi utama,” katanya.
Dedikasi untuk Sekolah Tercinta
Single Satu Tujuan memiliki makna khusus bagi Moise. Ia menciptakan lagu tersebut sebagai bentuk dedikasi untuk sekolahnya, Xaverius.
Moise menempuh pendidikan di sekolah itu sejak kecil. Saat ini ia duduk di bangku kelas 2 SMP. Rasa nyaman dan keterikatan emosional menjadi inspirasi utama lagu tersebut.
Tim produksi merekam video klip Satu Tujuan sepenuhnya di lingkungan sekolah Xaverius. Lagu itu telah diunggah di kanal YouTube Moise Sembiring sekitar satu bulan lalu. Hari ini, tim resmi meluncurkan lagu tersebut kepada publik.
Owner Pondok Daud Music, Dodo Mikha, berharap lagu itu memperkuat identitas sekolah.
“Musik ini disesuaikan dengan tema lagunya, yaitu membangun citra sekolah. Harapannya, sekolah ini semakin dikenal melalui lagu ini dan bisa menjadi anthem yang dinyanyikan bersama-sama. Kami juga berharap lagu ini bisa timeless atau tidak lekang oleh waktu,” ujarnya.
BACA JUGA: Navara City Park Tambah Pilihan Wisata Keluarga di Bandar Lampung
Musik sebagai Media Pembentukan Karakter
Pondok Daud Music menjadikan musik sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Hana menegaskan bahwa musik mengajarkan nilai kehidupan secara langsung.
“Kami menabur benih positif melalui musik. Kami membangun karakter, mengajarkan edukasi, kreativitas, dan hubungan sosial melalui musik. Harapannya, ketika mereka dewasa, mereka memiliki pondasi kuat, mampu bekerja sama dengan siapa saja, dan tetap selektif dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti fenomena lagu yang belum sesuai usia anak. Karena itu, lembaganya berkomitmen memproduksi lagu edukatif.
“Kami banyak membuat lagu tentang karakter dan sudah memproduksi beberapa video klip yang diunggah di kanal YouTube Pondok Daud Music,” katanya.
BACA JUGA: Tak Disangka, Siswa SMA di Lampung Sulap Sampah Jadi Cuan
Selain pembelajaran di kelas, lembaga ini rutin menggelar acara mingguan bertajuk Student on Stage (SOS). Kegiatan ini memberi ruang bagi siswa untuk tampil dan membangun kepercayaan diri.
“Belajar tidak hanya di kelas, tetapi juga di panggung. Dulu sebelum pandemi, acara ini digelar di ruang konser lantai tiga. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar SOS edisi Imlek sekaligus buka puasa bersama,” ujar Hana.
Peluncuran Satu Tujuan menegaskan bahwa pendidikan musik melatih kemampuan teknis sekaligus membentuk karakter. Melalui musik, Pondok Daud Music terus menabur benih positif bagi generasi muda.













