Merapah.com, Lampung Selatan, 3 Juni 2025 – PTPN IV Regional VII perkenalkan dunia sawit kepada siswa SMKN Pertanian Pembangunan Lampung. Program edukatif bertajuk PalmCo Goes to School menjadi wadah pengenalan industri sawit kepada generasi muda.
Melalui program ini, siswa tidak hanya mendapat teori, tapi juga pemahaman langsung dari praktik lapangan.
PTPN IV Regional VII Mendukung Fasilitas untuk Pendidikan Berbasis Teknologi

Pihaknya juga menyerahkan bantuan tiga unit komputer kepada pihak sekolah. Bantuan tersebut berasal dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan perusahaan.
Fasilitas ini diharapkan menunjang proses pembelajaran terutama dalam aspek teknologi pertanian modern. Langkah ini mempertegas komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
BACA JUGA: Penembakan Warga Sipil di Papua, IKMAPAL dan KOMPASS Desak Hentikan Operasi Militer
Pelajar Perlu Tahu Proses Produksi Sawit Sejak Dini

Denny Ramadhan, Region Head PTPN IV Regional VII, menjelaskan pentingnya siswa mengenal industri sawit secara langsung.
Menurutnya, sawit bukan sekadar komoditas nasional, tetapi motor penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Siswa harus tahu proses sawit dari hulu ke hilir, termasuk teknologi mesin pabrik sawit,” katanya.
Ia berharap siswa bisa melihat potensi karier di industri sawit yang terus berkembang dan berkelanjutan.
PTPN IV Regional VII: Industri Sawit Buka Peluang Luas untuk Generasi Muda
Fakta menarik, banyak produk sehari-hari memakai bahan dasar sawit seperti sabun, pasta gigi, dan biodiesel. Mereka memperkenalkan dunia sawit sebagai sektor agribisnis yang menjanjikan untuk masa depan siswa.
Denny juga menyoroti ketatnya persaingan global, terutama dengan Malaysia dan Thailand sebagai pesaing utama. Oleh karena itu, penguasaan teknologi dan manajemen perkebunan wajib dimiliki generasi muda Indonesia.
BACA JUGA: Aksi 1000 Lilin Wafatnya Pratama Wijaya, Mahasiswa Unila Serukan Kampus Aman Tanpa Kekerasan
Respons Positif dari Sekolah dan Pemerintah

Kepala SMKN Pertanian Pembangunan, Margi Prasojo, mengapresiasi program yang memperluas wawasan guru dan siswa.
“Kami semakin siap mengembangkan pembelajaran sawit secara modern seperti di industri sebenarnya,” ucapnya.
Kepala Cabang Dinas Wilayah I, Risna Intiza, juga mendukung kolaborasi pendidikan dengan BUMN tersebut.
Menurutnya, program ini selaras dengan visi mencetak SDM unggul di sektor industri dan pertanian.
Siswa Terlibat Aktif dalam Diskusi Sawit

Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias dan banyak mengajukan pertanyaan terkait proses industri sawit. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa PTPN IV Regional VII perkenalkan dunia sawit dengan pendekatan tepat sasaran.
Program edukatif ini menjadi langkah strategis menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan industri masa depan.
Sementara itu, Risna Intiza, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, mendukung penuh langkah PTPN 4 Regional 7 tersebut.
Ia menyebut sinergi seperti ini sejalan dengan visi nasional menciptakan SDM unggul dan kompetitif global.
BACA JUGA: PTPN IV PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat, Rekomtek Petani Binaan Tembus 13 Ribu Ha
Menurutnya, para siswa tampak antusias saat mendengar paparan tim terkait industri sawit. Beberapa siswa aktif bertanya dan menunjukkan minat besar untuk mengenal teknologi pengolahan sawit lebih dalam.
“Melalui program ini, PTPN IV Regional VII membuktikan perannya dalam pembangunan pendidikan dan masa depan bangsa.” ujar dia.













