Merapah.com – Bandar Lampung, 26 Januari 2026 – Kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar terus diperkuat melalui edukasi Safety Riding di SMAN 1 Natar.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PT Tunas Dwipa Matra (TDM), Polda Lampung, dan Jasa Raharja.
Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi lintas sektor dalam membentuk generasi muda yang sadar keselamatan berkendara.
Melalui kegiatan ini, para pihak menargetkan pelajar sebagai calon pengguna jalan aktif di masa depan.
Sejak dini, pelajar perlu memahami pentingnya keselamatan dan tanggung jawab saat berada di jalan raya.
BACA JUGA: Tak Disangka, Siswa SMA di Lampung Sulap Sampah Jadi Cuan
Siswa Ikuti Edukasi Safety Riding dengan Antusias
Sebagai bentuk implementasi program, siswa SMAN 1 Natar mengikuti kegiatan ini secara aktif.
Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi sejak sesi pembukaan hingga kegiatan berakhir.
Antusiasme tersebut terlihat dari partisipasi siswa dalam menyimak materi dan sesi interaktif.
Pada tahap awal, pemateri menyampaikan materi teori keselamatan berlalu lintas secara sistematis.
Materi mencakup aturan lalu lintas yang wajib dipatuhi oleh setiap pengendara.
Selain itu, pemateri menjelaskan etika berkendara yang mencerminkan sikap saling menghargai di jalan.
BACA JUGA: 35 SMA Negeri di Lampung Masuk Daftar Sekolah Unggulan, Ini Daftarnya
Selanjutnya, pemateri memaparkan berbagai risiko yang timbul akibat perilaku berkendara tidak aman.
Melalui contoh konkret, siswa memahami dampak pelanggaran lalu lintas terhadap keselamatan diri dan orang lain.
Dengan pendekatan tersebut, siswa memperoleh gambaran nyata tentang pentingnya disiplin berkendara.
Materi Teknik Berkendara Aman Perkuat Pemahaman Pelajar
Setelah sesi teori, kegiatan berlanjut dengan pemaparan teknik dasar berkendara yang aman.
Pemateri menekankan pentingnya kewaspadaan dan konsentrasi saat mengendarai kendaraan bermotor.
Selain itu, siswa mempelajari tanggung jawab sebagai pengguna jalan yang baik dan beretika.
Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga prinsip keselamatan secara praktis.
Pendekatan ini membantu siswa membangun kesadaran keselamatan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kolaborasi ini, dunia pendidikan, kepolisian, dan Jasa Raharja memperkuat peran edukatif mereka.
BACA JUGA: Universitas Malahayati Umumkan Juara Malahayati Year Festival 2026
Ketiga pihak mendorong terbentuknya kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Para pihak berharap kesadaran tersebut membentuk sikap disiplin yang konsisten saat berkendara di jalan raya.
Ke depan, kolaborator menargetkan kegiatan Safety Riding berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui program ini, penyelenggara menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nyata.
Khususnya, program ini menargetkan penurunan kecelakaan yang melibatkan generasi muda di Provinsi Lampung.













