Sekolah Teknologi Anak Resmi Hadir, DIGIKIDZ Yogyakarta Buka Pendaftaran

DIGIKIDZ Yogyakarta Resmi Dibuka, Hadirkan Pendidikan Teknologi Anak Usia Dini

DIGIKIDZ Yogyakarta
Peserta mencoba langsung coding dan AI melalui trial class sebagai pengalaman awal belajar teknologi kreatif.

Merapah.com , Yogyakarta — DIGIKIDZ Yogyakarta resmi menggelar Grand Opening sebagai langkah memperluas School of Technology untuk anak-anak.

Kehadiran sekolah teknologi ini memperluas akses pendidikan teknologi kreatif sejak usia dini di Yogyakarta.

DIGIKIDZ secara aktif memperkenalkan berbagai program teknologi digital yang dirancang khusus untuk anak.

DIGIKIDZ Yogyakarta.
Anak-anak mengikuti sesi pembelajaran teknologi digital secara interaktif dalam konsep School of Technology DIGIKIDZ Yogyakarta.

Panitia Grand Opening meresmikan sekolah sekaligus memperkenalkan kurikulum unggulan berbasis teknologi.

Anak-anak mengikuti sesi Trial Class untuk merasakan pengalaman belajar digital secara langsung.

 

BACA JUGA: Anak Demam Boleh Mandi? Ini Panduan Aman dari Dokter Anak

 

Program pembelajaran mencakup coding, artificial intelligence (AI), animasi, desain, dan eksplorasi metaverse.

Tim pengajar menyesuaikan seluruh materi dengan usia serta kemampuan masing-masing anak.

Selain itu, penyelenggara memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya literasi teknologi sejak dini.

Agung Saputra, CEO DIGIKIDZ Indonesia, menekankan pentingnya pendidikan teknologi sejak usia dini.

“Anak perlu mengenal teknologi sejak awal agar siap menghadapi perubahan zaman,” ujar Agung.

 

BACA JUGA: Cara Mengenalkan Agama kepada Anak Sejak Dini dengan Menyenangkan

 

Sasar Anak Usia 5–16 Tahun dan Orang Tua Visioner

DIGIKIDZ Yogyakarta menyasar anak usia 5 hingga 16 tahun sebagai peserta utama pembelajaran.

Lembaga ini juga melibatkan orang tua sebagai bagian penting dalam proses edukasi teknologi anak.

Penyelenggara mengajak orang tua mendampingi serta mendukung proses belajar digital anak di rumah.

DIGIKIDZ Yogyakarta..
Coach bersertifikat membimbing anak saat mengerjakan proyek digital untuk melatih kreativitas dan keterampilan problem solving.

Selama Grand Opening, panitia melibatkan berbagai pihak pendukung kegiatan pendidikan.

ini menghadirkan tim pengajar, manajemen pusat, mitra pendidikan, dan komunitas lokal.

Kolaborasi tersebut memperkuat ekosistem pendidikan teknologi anak di wilayah Yogyakarta.

 

BACA JUGA: Daycare & Preschool Mentari Hadirkan Pengasuhan Edukatif

 

DIGIKIDZ Yogyakarta berlokasi di Jl. Pandega Sari Raya No. 2, Condongcatur.

Acara Grand Opening berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Masyarakat dapat melakukan pendaftaran langsung di lokasi kegiatan.

Menurut Agung, Yogyakarta memiliki karakter kuat sebagai kota pendidikan.

“Kami melihat minat tinggi masyarakat terhadap pengembangan kompetensi anak,” katanya.

Metode Project-Based Learning Dorong Anak Jadi The Maker

DIGIKIDZ Yogyakarta memperkuat keterampilan digital anak melalui konsep School of Technology dengan pembelajaran coding dan AI sebagai kebutuhan dasar.

Program ini membekali anak agar mampu menciptakan teknologi secara mandiri dengan metode project-based learning.

Anak langsung mempraktikkan teori melalui proyek digital kreatif, seperti pembuatan game, animasi, aplikasi sederhana, dan simulasi virtual.

Pendekatan tersebut melatih logika, kreativitas, problem solving, serta kepercayaan diri anak, yang diperkuat melalui sesi presentasi proyek setiap enam bulan sekali.

 

BACA JUGA: Jarwo Songha, Pendongeng Lampung Hiburi Anak-Anak di Pelosok Blora

 

Kegiatan ini melatih komunikasi dan keberanian anak tampil di depan umum.

“Anak belajar lebih cepat saat terlibat langsung dalam proses mencipta,” ujar Agung.

Promo Grand Opening dan Dukungan Coach Profesional

Penyelenggara memberikan diskon school fee hingga 90 persen selama periode Grand Opening.

Promo ini membuka akses pendidikan teknologi dengan biaya lebih terjangkau bagi masyarakat.

DIGIKIDZ membekali coach bersertifikat dan mengelola 16 cabang di Indonesia, serta membuka cabang baru di Medan pada Februari mendatang.