Merapah.com, Bandar Lampung – Program SPPG Latih 2.000 Penjamah makanan resmi digelar oleh Badan Gizi Nasional. Kegiatan pelatihan ini mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lampung.
Sebanyak 2.050 relawan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti pelatihan teknis penyajian makanan. Pelatihan digelar di dua lokasi, yaitu Hotel Novotel dan Ballroom Grand Mercure Lampung.
Pengetahuan Penjamah Harus Ditingkatkan

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah I BGN, Wahyu Widisetyanta, membuka langsung kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, SPPG Latih 2.000 Penjamah untuk memastikan kompetensi relawan di bidang penyajian makanan sehat.
“Penyajian makanan tak boleh sembarangan. Ini menyangkut kesehatan dan keamanan pangan masyarakat luas,” ujarnya.
Wahyu menegaskan pentingnya pelatihan teknis agar program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan optimal.
BACA JUGA: HIPMI Dukung Langkah Pemprov Kembangkan Smart City Berbasis Teknologi Satelit
Penyajian Makanan Harus Sesuai Standar
Dalam kegiatan ini, para pelatih mengajarkan relawan cara menangani bahan makanan dengan metode yang sesuai standar gizi. Wahyu menjelaskan bahwa setiap jenis sayuran dan bahan pangan lainnya membutuhkan penanganan berbeda, tergantung karakteristiknya.
Tim SPPG menjadikan hal ini sebagai perhatian utama dalam program “SPPG Latih 2.000 Penjamah” demi menghasilkan layanan gizi yang berkualitas. Para pakar dari berbagai instansi teknis dan profesional menyampaikan langsung materi pelatihan.
Instruktur pelatihan berasal dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Persagi Lampung, dan BBPOM setempat. Selama pelatihan, para instruktur membekali peserta dengan materi kebersihan hingga teknik pemrosesan makanan bergizi. Mereka merancang setiap sesi agar relawan mudah memahami praktik terbaik dalam menyiapkan makanan.
“Ini investasi jangka panjang untuk perbaikan gizi nasional melalui program MBG,” tegas Wahyu.
BACA JUGA: Update Donasi Solidaritas 1 Miliar Lampung untuk Palestina Tembus Rp639 Juta
Relawan Jadi Garda Terdepan Program MBG
Hingga kini, lebih dari 2.050 relawan penjamah makanan telah tersebar di 43 titik SPPG di Lampung. Para relawan ini menjadi ujung tombak pelaksanaan langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan. Melalui program “SPPG Latih 2.000 Penjamah”, SPPG berharap relawan mampu meningkatkan mutu layanan gizi di daerahnya masing-masing.
Harapan Penerapan di Lapangan
Wahyu berharap setiap relawan bisa menerapkan seluruh ilmu dari pelatihan saat menjalankan tugas di lapangan.
“Relawan harus memahami pentingnya penyajian makanan yang aman, sehat, dan bergizi,” tutupnya.
Dengan pelatihan ini, tim MBG di Lampung semakin siap menjangkau penerima manfaat secara luas. Program “SPPG Latih 2.000 Penjamah” pun diharapkan mampu menciptakan layanan makan sehat yang lebih profesional.













