Merapah.com, Bandar Lampung, 23 Januari 2026 — Penggunaan helm yang benar masih menjadi isu utama dalam keselamatan berkendara sepeda motor di Provinsi Lampung
Hingga kini, masih banyak pengendara yang mengabaikan fungsi helm sebagai alat pelindung diri utama saat berada di jalan raya.
Di lapangan, banyak pengendara mengabaikan keselamatan dengan tidak menggunakan helm, memilih helm non-standar, atau tidak mengaitkan tali helm secara benar.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko cedera serius, terutama pada bagian kepala, ketika kecelakaan lalu lintas terjadi.
Oleh karena itu, keselamatan berkendara tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan mengemudi.
Pengendara juga perlu memastikan perlengkapan keselamatan digunakan secara tepat dan sesuai standar.
BACA JUGA: Be One Ride With Gubernur: 300 Bikers Lampung Ramaikan City Rolling & Gathering
Peran Tim Safety Riding Tunas Dwipa Matra
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Tim Safety Riding PT Tunas Dwipa Matra terus mengajak seluruh pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan helm dan perlengkapan keselamatan berkendara sesuai ketentuan.
Melalui edukasi dan sosialisasi, tim menegaskan bahwa helm bukan sekadar pelengkap, melainkan perlindungan vital yang dapat menyelamatkan nyawa.
Secara teknis, helm berfungsi melindungi kepala dari benturan keras yang berpotensi menyebabkan cedera berat hingga kematian. Untuk bekerja optimal, helm harus memenuhi standar SNI, sesuai ukuran kepala, dan dikaitkan dengan benar.
Selain itu, helm yang terpasang dengan baik mampu menyerap energi benturan dan meminimalkan dampak langsung ke kepala pengendara.
BACA JUGA: Edukasi Safety Riding, Tunas Honda Bekali Siswa SMAN 13 Bandar Lampung Berkendara Aman
Pengendara yang Perlu Lebih Waspada
Kesadaran penggunaan helm perlu ditingkatkan oleh seluruh pengendara sepeda motor tanpa terkecuali.
Namun demikian, pelajar dan masyarakat usia produktif menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus karena aktif menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi harian.
Banyak pengendara masih menganggap sepele berkendara jarak dekat tanpa helm, meskipun risiko kecelakaannya sama seperti perjalanan jarak jauh.
Permasalahan tersebut terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Lampung, mulai dari jalan perkotaan, jalan kabupaten, hingga area sekolah dan lingkungan permukiman.
Bahkan, kecelakaan kerap terjadi saat kondisi lalu lintas terlihat lengang.
Risiko kecelakaan juga tidak mengenal waktu. Pagi, siang, maupun malam hari tetap memiliki potensi bahaya yang sama bagi pengendara.
BACA JUGA: Menyiapkan Lulusan Siap Kerja, TDM Gandeng UNILA di Bidang Otomotif
Tips Sederhana Berkendara Lebih Aman
Tim Safety Riding Tunas Dwipa Matra membagikan langkah-langkah sederhana untuk menekan risiko kecelakaan setiap hari.
- Gunakan helm berstandar SNI dan sesuai ukuran kepala.
- Pastikan tali helm terpasang dan dikaitkan dengan benar.
- Periksa kondisi helm secara berkala, pastikan tidak retak dan kaca helm jelas.
- Lengkapi perlengkapan berkendara dengan jaket, celana panjang, dan sepatu tertutup.
- Jadikan penggunaan helm sebagai kebiasaan, bukan sekadar formalitas.
Melalui edukasi berkelanjutan dan perubahan perilaku berkendara, Tim Safety Riding PT Tunas Dwipa Matra berharap masyarakat Lampung semakin peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.













