BANDAR LAMPUNG, Merapah.com 9 Desember 2025 – Masyarakat Provinsi Lampung perlu waspada hujan lebat. Pada Selasa, 9 Desember 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung merilis prakiraan cuaca kuntuk publik.
Sebagian besar wilayah provinsi tersebut berpotensi hujan dengan intensitas beragam, bahkan beserta petir dan angin kencang.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hardianto, menjelaskan bahwa potensi hujan sudah mulai terjadi sejak pagi hari di beberapa lokasi. Ia menjelaskan lokasi itu meliputi Way Kanan, Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.
Menurut Rudi, kondisi cuaca akan memburuk pada siang hingga sore hari. Di mana hujan berpotensi turun di sebagian besar wilayah Lampung.
Situasi serupa berlanjut hingga malam hari. Menjelang dini hari, cuaca kemungkinan berawan, namun potensi hujan masih ada di Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.
BACA JUGA: Fenomena Langit Desember 2025: Ada Supermoon? Cek Daftarnya!
Peringatan Dini: Hujan Lebat dan Angin Kencang
Rudi HArdianto menambahkan, BMKG Lampung mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat beserta petir dan angin kencang.
Waktu kritis yang perlu diwaspadai adalah:
Siang–Sore Hari: Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, Bandar Lampung, Tanggamus, Pringsewu, dan Pesawahan.
Malam Hari: Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, dan Lampung Timur.
Dini Hari: Way Kanan, Mesuji, Lampung Utara, dan Lampung Tengah.
Kondisi Udara dan Angin
Suhu udara secara umum berada di kisaran 24,0 derajat celcius – 31,0 derajat celcius. Kecuali di wilayah Lampung bagian barat yang lebih sejuk, yaitu 20,0 derajat celcius – 28,0 derajat celcius. Kelembapan udara cukup tinggi, berkisar antara 56% – 98%. Pergerakan angin umumnya bertiup dari Selatan – Barat dengan kecepatan 5 – 15 knots (9 – 28).
Imbauan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi
Melihat tingginya potensi hujan lebat dan angin kencang, masyarakat harus siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat masyarakat lakukan:
Bersihkan Saluran Air: Pastikan saluran air dan selokan di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat oleh sampah untuk mencegah genangan air dan banjir lokal.
Hindari Daerah Rawan: Warga yang tinggal di daerah lereng atau perbukitan agar mewaspadai tanda-tanda tanah longsor, terutama setelah hujan deras yang berlangsung lama.
Utamakan Keselamatan Berkendara: Pengendara di jalan raya wajib mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu saat hujan lebat. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang.
Siapkan Perlengkapan Darurat: Siapkan tas siaga bencana yang berisi obat-obatan, senter, dan dokumen penting.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi BMKG dan pemerintah daerah setempat.













