Bandar Lampung, Merapah.com – TK Al Uswah Rajabasa menutup Tahun Ajaran 2024/2025 dengan Haflah Akhirussanah, Sabtu, 14 Juni 2025. Acara ini menjadi momen penting bagi 13 santri TAUD (Taman Anak Usia Dini) angkatan kedua yang telah menyelesaikan pendidikannya.
Dalam suasana penuh haru dan semangat, para santri menampilkan hafalan Alquran, doa harian, hadist, serta drama islami. Tak hanya menjadi ajang unjuk bakat, Haflah ini menjadi bukti proses pendidikan intensif yang berlaku di TK Al Uswah.
TK Al Uswah Rajabasa Pendidikan Berbasis Karakter dan Nilai Islam
Kepala TK Al Uswah, Ustaz Abu Raihan, menegaskan bahwa sekolah ini bukan sekadar tempat belajar. “Kami ingin menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang nyaman dan membentuk karakter islami sejak dini,” ujarnya.
Fokus utama pendidikan di TK Al Uswah adalah penanaman nilai akhlak. Para santri dibimbing dalam hafalan Alquran, pelajaran diniyah, serta kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
“Ilmu tanpa akhlak akan sia-sia. Maka dari itu kami prioritaskan adab sebelum ilmu. Anak-anak dididik agar tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak baik,” jelas Abu Raihan.

Kolaborasi dengan Mitra Pendidikan
Acara Haflah juga menghadiri perwakilan PKBM Mutiara, Bapak Rahmat, S.Ag. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kemajuan santri selama satu tahun pembelajaran.
BACA JUGA: Sejarah Kota Bandar Lampung: Dari Kota Kembar ke Pusat Pelabuhan Modern Sumatra
“Penampilan mereka menunjukkan hasil pendidikan yang berkualitas. Ini menjadi pondasi penting untuk jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Rahmat juga menyatakan dukungan berkelanjutan dari PKBM Mutiara sebagai mitra resmi TK Al Uswah. Ia berharap sinergi ini terus berlanjut demi melahirkan generasi yang saleh, salihah, dan bertaqwa.

Komitmen untuk Cetak Generasi Unggul
Dengan pendekatan holistik, TK Al Uswah menegaskan komitmennya mencetak generasi unggul. Pendidikan dini merupakan fondasi untuk menghadapi zaman yang kian kompleks.
“Usia dini adalah masa emas. Ini waktu terbaik menanamkan nilai kehidupan, ilmu agama, dan akhlak,” pungkas Ustaz Abu Raihan.
Acara Haflah Akhirussanah bukan hanya seremoni. Ini adalah simbol dari sebuah perjalanan pendidikan yang berdampak panjang bagi masa depan anak-anak.













