Mitra Bentala Menggelar Pelatihan Pencegahan Tenggelam di Pesisir Lampung Selatan

Mitra Bentala

Merapah.com, Lampung Selatan – Mitra Bentala menggelar pelatihan pencegahan tenggelam di Desa Kelawi dan Desa Maja.  Kegiatan ini memperingati Hari Pencegahan Tenggelam Dunia yang jatuh pada 25 Juli 2025.

Pelatihan di Desa Kelawi berlangsung 22 Juli, sedangkan Desa Maja pada 24 Juli 2025. Pelatihan ini melibatkan Desa Tangguh Bencana (Destana), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku usaha, pemuda, dan mahasiswa KKN Darmajaya.

BACA JUGA: Fakta Sampah di Pulau Pasaran: 64 Persen Plastik, 149 Ton per Tahun

Gandeng BPBD Lampung Selatan dan Praktisi Keselamatan Air

Mitra Bentala menggelar pelatihan dengan  menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang keselamatan air dan tanggap darurat pesisir. BPBD Lampung Selatan turut hadir sebagai evaluator dan memberikan penguatan kapasitas kepada peserta pelatihan.

Mitra Bentala..

Desa Kelawi dan Desa Maja termasuk wilayah pesisir yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Sebagian besar warga beraktivitas di perairan, sehingga risiko tenggelam menjadi ancaman serius.

Pelatihan ini memberikan pengetahuan mengenai penyebab tenggelam, teknik penyelamatan diri, dan penggunaan alat bantu. Pelatih memberikan materi pertolongan pertama kepada peserta untuk menghadapi korban tenggelam.

BPBD Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan di Wilayah Pesisir

Septa Ferdinan dari BPBD Lampung Selatan mengapresiasi Mitra Bentala yang menginisiasi pelatihan pencegahan tenggelam.

“Kegiatan ini sangat strategis. Peserta belajar teknis penyelamatan, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan,” kata Septa.

Mitra Bentala.

Kalaksa BPBD Lampung Selatan, Ariswandi, menegaskan pentingnya pelatihan ini dilakukan secara berkala.

“Tenggelam bisa terjadi di laut, sungai, maupun danau. Destana harus dibekali penyelamatan air,” ujarnya.

Praktisi Pokdarwis Ingatkan Keselamatan Diri Penolong

Lucky Ardiasyah dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kelawi mengingatkan peserta tentang pentingnya keselamatan diri penolong.

“Jangan sampai berniat menolong, malah menjadi korban. Posisi aman di air itu wajib,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan metode penyelamatan dengan alat bantu agar penolong tetap aman.

BACA JUGA: Dampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan Masyarakat Pesisir: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Peserta Dapatkan Ilmu Baru dalam Penyelamatan Diri

Erwin dari Destana Desa Maja mengaku mendapatkan pengetahuan baru selama pelatihan berlangsung.

“Saya belajar cara berenang aman saat lelah dan membantu korban tenggelam,” ujar Erwin.

Ia menyebut pelatihan Mitra Bentala sangat penting bagi masyarakat pesisir seperti dirinya.

Mitra Bentala Dorong Budaya Keselamatan Masyarakat Pesisir

Pelatihan ini menjadi langkah dalam mendorong kesiapsiagaan masyarakat pesisir. Mitra Bentala kemudian mengajak semua pihak bergotong-royong mencegah insiden tenggelam di wilayah pesisir. Mitra Bentala juga menggandeng berbagai pihak untuk membangun budaya keselamatan di kawasan pesisir.