Merapah.com, Bandar Lampung, 17 Desember 2025 — PT Tunas Dwipa Matra (TDM) melihat jurang antara ruang kelas dan lantai bengkel masih menjadi persoalan klasik pendidikan vokasi di tengah persaingan kerja.
Kondisi ini mendorong perusahaan memperkuat kolaborasi aktif dengan perguruan tinggi sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar pelengkap kurikulum.
Melalui ruang pelatihan dan praktik langsung, TDM menghadirkan pengalaman kerja nyata agar mahasiswa memahami standar industri sejak dini.
Pendekatan ini membekali mahasiswa dengan ritme, disiplin, dan tuntutan dunia kerja sebelum mereka benar-benar memasuki pasar kerja.
PT Tunas Dwipa Matra (TDM) bersama jaringan dealer Honda memperkuat sinergi industri dan pendidikan tinggi di Lampung.
Perusahaan berpartisipasi aktif dalam Kuliah Praktik Industri Kerja bersama Fakultas Teknik Universitas Lampung (UNILA).
Kegiatan ini berlangsung di Honda Training Centre TDM dan menyasar penguatan kompetensi mahasiswa vokasi otomotif.
Penguatan Link and Match Pendidikan dan Industri
Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen TDM mendukung kesiapan sumber daya manusia sektor otomotif. Program ini melibatkan Jurusan Teknik Rekayasa Otomotif, Fakultas Teknik UNILA.
TDM merancang kegiatan agar mahasiswa memahami standar kerja industri sejak dini. Pendekatan ini mempersempit kesenjangan antara kurikulum kampus dan kebutuhan dunia kerja.
BACA JUGA: TDM Gelar Edukasi Safety Riding Bagi Karyawan XL dan MUF
Mahasiswa Dapatkan Pengalaman Industri Nyata
Program tahun 2025 melibatkan 16 mahasiswa D4 Teknik Rekayasa Otomotif UNILA semester tiga. Peserta mengikuti kegiatan selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Desember 2025.
Mahasiswa menerima materi teori sekaligus praktik langsung bersama instruktur Honda.
Seluruh kegiatan berlangsung di Honda Training Centre TDM Lampung. Salah satu perwakilan mahasiswa menyebut program ini memberi pengalaman berharga.
“Kami senang sekali bisa terlibat dalam program ini. Selain menambah wawasan, kami mendapat perspektif baru tentang proses kerja industri otomotif,” ujarnya.
Ia menilai praktik langsung mesin menjadi pengalaman paling berkesan.
Industri Dorong Kesiapan Kerja Lulusan Vokasi
Manager Technical Service Department TDM Honda Lampung, Adi Chanserrio, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan.
“TDM berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya di bidang otomotif,” katanya.
Ia menilai kolaborasi industri dan kampus memperkuat kompetensi mahasiswa secara nyata.
“Kami ingin mahasiswa memasuki dunia kerja dengan kesiapan yang lebih matang,” ujarnya.
BACA JUGA: Pembudayaan Olahraga dalam Perspektif DBON dan Pembangunan Berkelanjutan
Kontribusi Nyata untuk Pengembangan Talenta Daerah
Kegiatan ini turut dihadiri dosen pembimbing dan tim pengajar Honda. Kehadiran mereka memperkuat transfer pengetahuan antara akademisi dan praktisi industri.
Melalui semangat #GiveBack, TDM Honda menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Perusahaan berharap program ini berkontribusi pada pengembangan talenta muda Lampung yang kompeten dan berdaya saing.













