Merapah.com, Bandar Lampung – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang membukukan pertumbuhan positif kinerja operasional sepanjang tahun 2025.
Peningkatan seluruh indikator utama trafik kepelabuhanan ini tercermin dari realisasi yang melampaui capaian tahun 2024.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas pelabuhan serta kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan Pelabuhan Panjang.
Realisasi hingga Desember 2025 menunjukkan tren penguatan operasional yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Pelindo Panjang Tutup 2025, Awali 2026 dengan Kapal Pertama
Kunjungan Kapal Tumbuh Dua Digit
Pelindo Regional 2 Panjang mencatat kunjungan kapal mencapai 3.580 unit sepanjang 2025. Angka ini tumbuh sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan kunjungan kapal menunjukkan intensitas aktivitas kepelabuhanan yang semakin tinggi.
Kondisi ini sekaligus menandakan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan Pelabuhan Panjang.
Arus Barang Mengalami Kenaikan
Dari sisi arus barang, Pelindo Regional 2 Panjang membukukan volume sebesar 7,62 juta ton. Capaian tersebut tumbuh sekitar 2,5 persen dibandingkan realisasi tahun 2024.
Pertumbuhan arus barang menandakan stabilitas kinerja bongkar muat sepanjang tahun berjalan.
Aktivitas operasional berlangsung konsisten di tengah dinamika sektor logistik nasional.
BACA JUGA: Pelindo Regional 2 Panjang Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kualifikasi Informatif
Kinerja Petikemas Meningkat Signifikan
Pada segmen petikemas, Pelindo Regional 2 Panjang mencatat realisasi sebesar 128.675 TEUs.
Angka ini meningkat signifikan hingga 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan kinerja petikemas menunjukkan penguatan kepercayaan pengguna jasa.
Penguatan infrastruktur serta digitalisasi layanan turut mendorong pertumbuhan tersebut.
Komoditas Utama Dongkrak Aktivitas
Aktivitas bongkar muat sejumlah komoditas utama mendorong peningkatan kinerja operasional.
Pada segmen general cargo, Pelabuhan Panjang mendominasi bongkar muat batu bara, CPO, produk turunannya, dan pupuk.
Sementara itu, pada segmen petikemas, Pelabuhan Panjang mencatat dominasi komoditas nanas dan kopi.
Kedua komoditas tersebut menjadi penggerak utama arus petikemas di Pelabuhan Panjang.
BACA JUGA: Pelindo Kenalkan Dunia Kepelabuhan, Dorong Generasi Muda Melek Maritim
Manajemen Tegaskan Hasil Transformasi Layanan
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Pelindo.
Dukungan pemangku kepentingan juga berperan penting dalam pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, kinerja Pelabuhan Panjang sepanjang 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif,” ujar Hardianto.
Ia menjelaskan bahwa transformasi layanan dan penguatan sistem digital menjadi faktor utama peningkatan kinerja.
“Ke depan, kami berkomitmen meningkatkan keandalan operasional, kualitas pelayanan, serta menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang efisien dan berdaya saing,” tambahnya.
Pengguna Jasa Apresiasi Digitalisasi
Apresiasi juga datang dari pengguna jasa Pelabuhan Panjang. Perwakilan PT Ganjaran Samudera Mandiri, Purnadi, menilai pelabuhan terus menunjukkan pertumbuhan positif.
“Kami melihat Pelabuhan Panjang terus bertumbuh secara positif,” ujar Purnadi.
Ia menyebut digitalisasi layanan membantu mempercepat proses operasional dan meningkatkan transparansi.
“Kami berharap aspek reward dan penguatan manajemen stakeholder terus ditingkatkan,” jelasnya.
BACA JUGA: KSOP – Pelindo Jaga Kondusifitas Pelabuhan dan Perkuat Sinergi lewat Kopi Sore
Komitmen Dukung Logistik dan Ekonomi Lampung
Pelindo Regional 2 Panjang berkomitmen melanjutkan transformasi layanan secara berkelanjutan.
Pelindo Regional 2 Panjang memfokuskan penguatan sistem digital dan meningkatkan keandalan fasilitas operasional.
Manajemen juga terus memperkuat kolaborasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai langkah lanjutan, upaya tersebut mendukung kelancaran arus logistik nasional.
Ke depan, Pelindo menargetkan Pelabuhan Panjang menjadi simpul logistik yang semakin efisien.
Sejalan dengan itu, Pelabuhan Panjang berperan aktif mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Lampung secara berkelanjutan.













