Harga Emas Antam 13 Mei 2026 Bergerak Tinggi, Investor Pantau Peluang

Harga emas Antam naik pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Kenaikan dipicu penguatan emas global dan meningkatnya permintaan investor.
Harga emas Antam naik pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Kenaikan dipicu penguatan emas global dan meningkatnya permintaan investor.

Merapah.com, Ekonomi — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali bergerak tinggi pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Kenaikan harga emas terjadi setelah pasar merespons ketidakpastian ekonomi global dan pergerakan dolar Amerika Serikat.

Pelaku pasar kembali memburu emas sebagai aset aman atau safe haven. Kondisi itu mendorong harga emas tetap bertahan pada level tinggi sepanjang pekan ini.

Harga Emas Antam Tembus Rp2,8 Juta

Harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.859.000 per gram pada perdagangan terbaru. Angka tersebut menunjukkan harga emas masih bergerak kuat di pasar domestik.

Kenaikan harga emas mengikuti penguatan harga emas global dalam beberapa hari terakhir. Investor juga meningkatkan permintaan emas untuk menjaga nilai aset mereka.

Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam ikut mengalami kenaikan. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.676.000 per gram.

Kondisi itu membuat selisih jual dan beli emas tetap menjadi perhatian investor. Banyak pelaku pasar memanfaatkan momentum kenaikan untuk mengambil keuntungan.

 

BACA JUGA: Jangan Remehkan Air Putih, Tubuh Bisa Kena Dampaknya

 

Harga Pecahan Emas Ikut Menguat

Harga emas pecahan kecil juga mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Emas ukuran 0,5 gram dijual sekitar Rp1.479.500.

Sementara itu, emas ukuran 10 gram berada di kisaran Rp28.085.000. Harga tersebut mengikuti pergerakan emas dunia yang masih fluktuatif.

Permintaan emas ukuran kecil masih mendominasi pasar ritel domestik. Banyak masyarakat memilih pecahan kecil karena lebih terjangkau.

Kenaikan harga emas juga memengaruhi aktivitas transaksi di toko emas dan platform digital. Sejumlah investor tetap membeli emas untuk investasi jangka panjang.

 

BACA JUGA: Netflix Hadirkan Clips, Fitur Video Pendek Mirip TikTok

 

Analis Prediksi Harga Masih Fluktuatif

Analis pasar Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas masih bergerak dinamis dalam waktu dekat. Harga emas diperkirakan berada pada rentang Rp2,75 juta hingga Rp2,9 juta per gram.

Pasar masih menunggu arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan inflasi global. Faktor tersebut terus memengaruhi pergerakan harga emas dunia.

Analis juga memperkirakan level resistance berada di kisaran Rp2.866.000 hingga Rp2.900.000 per gram. Jika harga menembus level itu, pasar berpotensi mencatat kenaikan baru.

Sebagian investor memilih menahan pembelian sambil memantau pergerakan pasar global. Namun, investor lain tetap memanfaatkan kondisi saat ini untuk menambah aset emas.

 

BACA JUGA: Menteri PKP Tambah Kuota Bedah Rumah di Lampung Jadi 11 Ribu Unit

 

Ketidakpastian Global Dorong Harga Emas

Ketidakpastian ekonomi global terus mendorong minat investor terhadap emas. Pelaku pasar melihat emas sebagai instrumen aman saat kondisi ekonomi bergejolak.

Pergerakan dolar Amerika Serikat juga memengaruhi harga emas dunia. Ketika dolar melemah, harga emas biasanya bergerak lebih tinggi.

Situasi geopolitik dan tekanan ekonomi global ikut meningkatkan permintaan emas. Kondisi itu membuat harga emas bertahan di level tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Pengamat pasar meminta investor tetap memperhatikan pergerakan harga harian sebelum membeli emas. Strategi tersebut membantu investor mengurangi risiko saat pasar bergerak fluktuatif.