Merapah.com, Bandar Lampung – Pengembang Indonesia (PI) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PI Se-Sumatera bertema “Dari Semangat PI Se-Sumatera Bangkitkan PI Nasional” di Hotel Azana, Bandar Lampung, Senin (13/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi pengurus PI dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah, perbankan, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor perumahan nasional.
BACA JUGA: Gala Dinner Hangat Tutup Pengembang Indonesia Expo 2026, Perkuat Kolaborasi Properti, UMKM, dan Perbankan
Ketua Pelaksana Rakorwil PI Se-Sumatera mengatakan kegiatan ini merupakan program Koordinator Wilayah Sumatera yang dipimpin Feriadi Irawan. Rakorwil dihadiri berbagai stakeholder, mulai dari pelaku industri properti, lembaga pembiayaan, hingga instansi pemerintah.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Sebagai panitia pelaksana, kami berharap Rakorwil ini dapat berjalan sesuai dengan rencana bersama. Apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan, kami memohon maaf,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah Sumatera, Feriadi Irawan, menyampaikan apresiasinya kepada DPD Pengembang Indonesia Lampung sebagai tuan rumah penyelenggara Rakorwil perdana tersebut.
BACA JUGA: DPD PI Lampung Gelar PI Expo Run 5K, Start dari Transmart dan Undi Satu Unit Rumah
Ia mengaku terkesan dengan dukungan yang diberikan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan dan BP Tapera, sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
“Saya sangat bangga kepada tuan rumah. Saya juga terkesan dengan dukungan yang diberikan Pak Charly dan Ibu Mungki. Kami berharap Rakorwil ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar Pengembang Indonesia untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Feriadi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Pengembang Indonesia, Barkah Hidayat, menegaskan bahwa Lampung telah menjadi pelopor penyelenggaraan Rakorwil PI yang diharapkan mampu menjadi pemicu kebangkitan organisasi di tingkat nasional.
Menurutnya, sejak awal PI dibentuk, organisasi ini tidak hanya menaungi para pengembang, tetapi juga kontraktor, supplier, dan berbagai pelaku usaha yang berada dalam ekosistem pembangunan perumahan.
Hal ini didukung oleh Kementerian PKP.
“Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PI memang membuka ruang bagi kontraktor, supplier, dan pelaku usaha lainnya untuk bergabung. Ketika pemerintah kini menghadirkan Kredit Program Perumahan (KPP), sesungguhnya ekosistem yang dibutuhkan sudah dibangun oleh PI sejak sembilan tahun lalu,” ujar Barkah.
Ia kembali menegaskan konsep ‘Satu Hektare Satu Kecamatan dan Desa’ sebagai salah satu solusi mempercepat pembangunan perumahan di Indonesia.
“Jika seluruh kecamatan di Indonesia dapat mengembangkan minimal satu hektare kawasan perumahan, maka akan tercipta ratusan ribu unit rumah baru. Semangat inilah yang kemudian sejalan dengan program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni satu juta rumah di perkotaan dan dua juta rumah di perdesaan,” jelasnya.
Barkah menilai rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga mampu menjadi aset produktif yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Rakorwil PI Sumatera Digelar di Lampung, Satukan Persepsi dan Perkuat Sinergi Pengembang
“Rumah itu bukan hanya hunian, tetapi juga dapat menjadi ruang produktif bagi keluarga. Karena itu, PI terus berupaya mencari jalan keluar bagi masyarakat untuk memperoleh hunian yang layak,” katanya.
Ia menambahkan, Pengembang Indonesia selama ini aktif memberikan berbagai masukan kepada pemerintah agar regulasi di sektor perumahan semakin baik dan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat.
“Di tingkat pusat, kami tidak hanya menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi para pengembang, tetapi juga menawarkan alternatif solusi agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.
Barkah juga mengapresiasi semangat para pengurus daerah yang dinilainya sangat luar biasa dalam mendukung kemajuan organisasi.
“Mari kita manfaatkan momentum Rakorwil ini untuk menyampaikan berbagai gagasan dan masukan demi kemajuan Pengembang Indonesia dan pembangunan perumahan nasional,” tutupnya.
Rakorwil PI Se-Sumatera turut dihadiri sejumlah perwakilan lembaga perbankan, di antaranya BTN, Bank BJB, BSI, Bank Bina Negara (BSN), dan Bank Eka, yang diharapkan semakin memperkuat sinergi pembiayaan sektor perumahan di Indonesia.








