Merapah.com — Mahasiswa Sosiologi Universitas Lampung (Unila) berhasil membantu UMKM di Pulau Pasaran memanfaatkan digitalisasi untuk memasarkan produknya. Pemasaran digital yang dimaksud yakni melalui pemanfaatan platform media sosial TikTok Shop. Program ini merupakan bagian dari inisiatif kewirausahaan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui teknologi digital.
Sebanyak 10 mahasiswa Sosiologi Unila bantu UMKM Melati Bahari di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung naik kelas.
10 mahasiswa itu yakni Emi Isnawati, Putri Fajar Andini, Novitri Ramadani, Fadhlih Pratama, Arya Surendy Devankha. Kemudian, Elisabet Jesika br Nainggolan, Femila Aprilina, Niluh Wanda, Ferdian Galih, dan Kartika Dwi.
UMKM ini memproduksi berbagai olahan hasil laut, seperti stik teri, stik ikan, sambal teri, dan teri krispi. Dalam kolaborasi ini, mahasiswa mengambil peran penting dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih luas.
“Sebagai mahasiswa Sosiologi, kami melihat peluang besar agar produk olahan laut ini dapat dikenal lebih luas melalui pemasaran digital. TikTok Shop adalah platform yang sangat relevan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan cara yang kreatif dan efisien,” ujar Putri Fajar, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam program ini.

Mahasiswa tidak hanya memasarkan produk melalui TikTok Shop dengan akun @terigehh melainkan menciptakan konten menarik. Ide konten itu seperti video pengenalan produk, tutorial memasak stik teri, hingga cerita di balik proses produksi yang melibatkan nelayan lokal. Mereka juga mengadakan sesi live shopping secara rutin, yang memungkinkan pembeli melihat produk secara langsung. Tentunya, penonton akan mendapatkan promo khusus saat berinteraksi dengan tim pemasaran.
Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat Pulau Pasaran
Program ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi UMKM Melati Bahari. Sebelumnya, produk-produk mereka hanya dipasarkan melalui etalase toko offline dengan keuntungan yang terbatas. Berkat pemanfaatan TikTok Shop, produk olahan laut ini kini menjangkau pasar lebih luas dengan konsumen dari berbagai daerah di Indonesia.
“Adanya inovasi ini sangat membantu kami. Kalau sebelumnya hanya dijual di toko, sekarang produk kami bisa dikenal orang di luar sana. Semoga program ini terus berlanjut,” kata Rolinah, salah satu kader UMKM Pulau Pasaran.

Inspirasi Digital untuk Generasi Muda
Langkah mahasiswa Sosiologi Unila ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat sangat penting. Sebab, dapat menciptakan solusi kreatif untuk mengatasi tantangan ekonomi lokal. Inovasi ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan tepat guna.
Dengan keberhasilan ini, mahasiswa Sosiologi Unila daapt membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Pulau Pasaran. Sekaligus menunjukkan pentingnya peran digitalisasi dalam membangun branding UMKM di era modern.













