KOTA METRO, Merapah.com– Suara tawa anak-anak dan semangat para orangtua memenuhi halaman Bank Lampung Kota Metro saat Kampung Dongeng Kota Metro menggelar Festival Kampung Dongeng 2026, Minggu, 24 Mei 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan 17 tahun Kampung Dongeng Indonesia itu berlangsung meriah dan penuh kehangatan keluarga.
Hampir 100 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orangtua hadir mengikuti beragam aktivitas edukatif dan kreatif. Tidak hanya mendengarkan dongeng, peserta juga diajak mengikuti membaca nyaring, membuat boneka dari kaos kaki, senam bersama, hingga berbagai permainan interaktif dengan hadiah menarik.

Ketua Kampung Dongeng Kota Metro, Fauliza Septi Yustisia, mengatakan Festival Kampung Dongeng tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan orangtua.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang membuat anak dan orangtua bisa belajar dan bermain bersama. Ini menjadi langkah kecil untuk meningkatkan kedekatan emosional di dalam keluarga,” ujarnya.
Menurut Fauliza, kegiatan Festival Kampung Dongeng digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sepanjang Mei 2026. Di Kota Metro sendiri, antusiasme peserta sangat tinggi sejak awal kegiatan dimulai.
Salah satu aktivitas yang paling menarik perhatian adalah sesi membuat boneka kaos kaki. Anak-anak terlihat antusias menghias boneka mereka masing-masing, lalu tampil di depan peserta lainnya untuk bercerita menggunakan boneka hasil karya sendiri.
“Anak-anak bersama orangtuanya tadi membuat boneka dari kaos kaki, lalu mereka tampil bercerita menggunakan boneka tersebut. Suasananya sangat hangat dan menyenangkan,” katanya.
Festival ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bunda Literasi Kota Metro, Eni Sumiati Bambang, yang turut hadir mendukung kegiatan literasi dan penguatan karakter anak melalui dongeng.

Sementara itu, salah satu peserta, Vanya Janitra, mengaku senang bisa mengikuti Festival Kampung Dongeng 2026. Siswi kelas 1 SD Muhammadiyah Sang Pencerah Kota Metro itu mengatakan kegiatan tersebut sangat seru karena menghadirkan banyak aktivitas menarik.
“Tadi aku tampil ke depan dan bercerita tentang ayat 13 yang susah dihafal. Tapi akhirnya tokohnya bisa menghafal setelah berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya dengan antusias.
Vanya berharap Festival Kampung Dongeng kembali digelar tahun depan agar semakin banyak anak-anak yang bisa merasakan pengalaman belajar sambil bermain bersama orangtua.












